Kilas Tokyo
Era Maju Pariwisata
Saya bisa merasakan ini, hampir setiap minggu selalu saja ada keluarga atau kenalan mengontak berkabar akan ke Jepang.
Petunjuk guiding bahasa Inggris disiapkan di seluruh penjuru kota.
Semua perjalanan dengan kereta dan bus mudah diatur secara akurat dan detail dengan aplikasi.
Announce dimana mana menyertakan English, bahkan juga bahasa China.
Juga bahasa Korea.
Pariwisata negara ini memang memiliki semua faktor vital pendukung keberhasilan.
Obyek tujuan wisata mereka sangat banyak dan beragam.
Di Tokyo dan sekitarnya saja sudah banyak pilihan.
Bisa memilih destinasi modern, keunikan teknologi, pop culture dan anime, shopping atau destinasi tradisional merasakan berbagai budaya menarik plus keindahan alam.
Belum lagi menuju ke daerah Kansai Osaka Kyoto atau Hokkaido.
Semuanya punya atraksi dan festival yang menarik.
Apalagi setiap obyek punya empat musim yang punya keindahan dan adventure yang berbeda beda.
Setelah libur musim dingin akhir tahun, Jepang menjelang promosi wisata bunga sakura dimusim semi lagi yang menarik dan mendatangkan turis lebih banyak lagi.
Pokoknya tiada henti.
Kebersihan, kenyamanan dalam mobilitas dan keamanan juga terjaga.
Tidak susah menemukan kembali barang hilang atau terlupa.
Slogan ‘Omotenashi’ sebagai ‘full hospitality’ makin dikedepankan.
Intinya memberi servis lebih dari yang diharapkan.
Ini juga salah satu magnet pariwisata mereka.
Yang tidak dipunyai banyak pariwisata negara lain.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Zulkifli-Mochtar-07032026.jpg)