PSBM XXVI
Mempertanyakan Peran Saudagar Bugis-Makassar
Publik mempertanyakan peran dan kontribusi PSBM di Sulsel daerah asal peserta PSBM 26.
Oleh Mulawarman
TRIBUN-TIMUR.COM- Hari ini, PSBM (Pertemuan Saudagar Bugis-Makassar) untuk 26 kalinya, kembali digelar di kota Makassar dengan tema "Saudagar Tanguh, Ekonomi Tumbuh." Seperti tahun-tahun sebelumnya, selalu dikabarkan berbagai media, pertemuan akan diikuti 1500 - 2000 saudagar bugis makassar dari seluruh Indonesia dan dari berbagai negara.
Tujuan pelaksanaan pertemuan di tahun ke 26 ini, meski berbeda narasi dalam penyampaiannya ke publik luas lewat media, tujuan masih sama dengan tujuan yang disampaikan Jenderal M Jusuf mantan Panglima TNI penggagas hajatan tahunan Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan atau KKSS.
Bahwa pertemuan di awal tahun 2026 ini, menurut Ibnu Munzir Ketua Panitia Pelaksana PSBM 26, menjadi momentum penting untuk kembali membangun dan menguatkan jejaring saudagar Bugis-Makassar lintas wilayah dan lintas negara.
Mendorong besarnya partisipasi dan peran saudagar-saudagar Bugis-Makassar membangun sumber daya manusia dan ekonomi Sulsel.
Baca juga: 9 Gubernur Jadi Pembicara PSBM XXVI KKSS 2026 di Makassar
Tujuan dan peran PSBM itu, tidak hanya dilontarkan ke media, tetapi menjadi isi pidato sambutan pembukaan Ibnu Munzir Ketua Panitia PSBM 26, Muhlis Patahna Ketua Panitia PSBM 25, Andi Rukman Karumpa Ketua Panitia PSBM 24 dan hampir semua Ketua Panitia PSBM.
Kemudian lazimya dilanjutkan oleh Ketua Umum BPP KKSS dan tokoh-tokoh patron KKSS, Aksah Mahmud, JK, Alwi Hamu, dan Gubernur Sulawesi Selatan.
Pidato Pembukaaan PSBM oleh Ketua Panitia, pidato sambutan dari JK sampe Gubernur Sulsel, seluruhnya, hanya berisikan motivasi dan harapan.
Hampir tidak ada yang riil, apalagi pidato yang berisikan laporan hasil kinerja anggota dan peserta PSBM dan pengurus KKSS selama setahun sebelumnya atau 4 tahun periode kepengurusan BPP KKSS.
Tidak ada pidato yang seperti isi pidato dan isi sambutan panitia dan tokoh Gebu Minang di Mubes Gebu Minang di Padang.
Seperti Pidato dan Laporan Emil Salim manta Menteri KLH RI Ketua Gebu Minang periode 1998 yang melaporkan kepengurusannya yang berhasil mendirikan Yayasan Gebu Minang yang diketuai mantan Menag RI Ir. H Azwar Anas, telah mendirikan trading house dan 11 Bank BPR di Sumatera Barat.
Demikian juga laporan Ketua Gebu Minang dr. Fasli Jalal, PhD, pengganti Emil Salim melaporkan di pidato, telah menambah jumlah BPR Gebu Minang menjadi 20 BPR, membimbing dan membina 200 UMKM serta menggelentorkan duit dari Yayasan Gebu minang sebesar 26 miliar rupiah buat beasiswa bagi anak2 SMA Sumbar dari keluarga yang tidak mampu tapi berprestasi akademik yang mau sekolah bisnis dan kuliah di fakultas ekonomi di PTN2 Top Ten di Pulau Jawa.
Lalu terakhir di periode Oesman Sapta Oddang atau Oso, dilaporkan oleh Oso, Gebung Minang sudah memiliki 50 BPR, ditambah 25 BPR binaan. Total aset BPR Gebu Minang ditangan Oso Ketua Gebu Minang, telah capai 2 triliun lebih. Sementara aset Yayasan Gebu Minang mencapai 3,5 triiiun.
Oso mengaku, 50 BPR Gebu Minang terus membantu, membina dan membimbing hampir 600 UMKM dari total 3600 UMKM di Sumbar. Setiap tahunnya, ratusan pengusaha menggunakan jasa trading house melakukan perdagangan lintas negara, berinvestasi di Sumbar sejak di tahun 2000 sampe tahun kemarin. Dalam 3 tahun terakhir ada 6 triliun investasi masuk di Sumbar lewat trading house Gebu Minang. Terjalin kolaborasi saudagar Minang di Indonesia dengan saudagar Minang di Malaysia. Mereka berinvestasi bareng di Sumbar, tanah asalnya.
Sebelum Oso terpilih kembali jadi Ketua Gebu Minang di tahun 2023 lalu Oso mengaku, kalau Gebu Minang lewat BPR dan lembaga bisnis lainnya milik saudagar Minang, telah menyelamatkan seribuan anak muda Sumbar dari pengangguran dan kemiskinan. Gebu Minang, selama 4 tahun periode Oso di Gebu Minang periode lalu, selain investsi, Gebu Minang juga telah berkontribusi besar ke Sumbar dangan melahirkan 300 pengusaha baru dan muda di Sumbar setiap periode Gebu Minang.
| Sosok 2 Gubernur Terkaya Indonesia Kumpul di Makassar Hadiri PSBM |
|
|---|
| Sosok Zainal Arifin Paliwang Jenderal Asal Makassar Pulang Kampung Demi PSBM |
|
|---|
| Tamsil Linrung Serukan Penguatan Jejaring Saudagar untuk Ekonomi Daerah Sulsel |
|
|---|
| Syahar Alrif Jajaki Kerja Sama Sherly Tjoanda, Sidrap Siap Kirim Telur untuk Warga Maluku Utara |
|
|---|
| Inilah Makanan Khas Makassar Disajikan Gala Dinner PSBM, Apa Dipilih Veronica dan Sherly Tjoanda? |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20250903_DWN_Diskusi_Forum_Dosen_wartawan-senior-Mulawarman.jpg)