Mutiara Ramadhan 2026
Perpecahan dan Mazhab Perspektif Maqasid-Based
Ia lahir dari cara pandang yang memotong realitas intelektual Islam yang panjang dan kompleks.
Mazhab dijadikan identitas sektarian, bukan sebagai tradisi ilmiah.
Di sinilah letak penyakit sebenarnya.
Karena itu, menyalahkan mazhab sebagai sumber perpecahan adalah diagnosis yang salah.
Ia ibarat menyalahkan pisau atas kejahatan, padahal masalahnya terletak pada tangan yang menggunakannya.
Jika umat Islam sungguh ingin membangun persatuan yang kokoh, maka yang perlu diperkuat bukanlah penghapusan mazhab, tetapi pemahaman maqasid, etika ikhtilaf, dan penghargaan terhadap tradisi intelektual Islam.
Tanpa itu, seruan kembali ke Alquran dan Sunnah hanya akan menjadi slogan kosong yang justru memperbanyak tafsir liar dan memperdalam fragmentasi umat.
Singkatnya, mazhab bukan musuh persatuan. Ia adalah warisan intelektual yang justru menjaga umat dari kekacauan interpretasi.
Menyerang eksistensi mazhab sama saja dengan merobohkan pondasi keilmuan yang selama ini menopang bangunan peradaban Islam.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2026-02-21-Prof-Dr-Abdul-Rauf-M-Amin-MA.jpg)