Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Opini

Harapan Baru di Tahun Kuda Api

Imlek merayakan pergantian tahun menurut kalender lunar yang jatuh dalam periode antara tanggal 21 Januari hingga 20 Februari.

Tayang:
Editor: Sudirman
Tribun-timur.com/ist
OPINI - Miguel Dharmadjie penulis Opini Tribun Timur. 

Kaisar Huang Di dianggap sebagai bapak peradaban Tiongkok yang memprakarsai kalender ini untuk panduan pertanian.

Berdasarkan perhitungan Huang Di, tahun ini merupakan Tahun Baru Imlek 4724 Huang Di Era (4724 H.E.). Penanggalan Imlek Huang Di Era dikenal di dunia internasional sebagai Chinese New Year.

Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili (17 Februari 2026 s/d 05 Februari 2027) adalah Tahun Kuda Api.

Shio Kuda melambangkan kebebasan, kecepatan, pergerakan cepat, dan keberanian untuk memulai sesuatu yang baru.

Sedangkan elemen Api melambangkan semangat tranformasi dan energi besar.

Sehingga Tahun Kuda Api melambangkan tahun untuk bergerak lebih aktif. Simbol pergerakan dan keberanian.

Mendorong lebih responsif terhadap peluang serta beradaptasi dengan perubahan. Tahun yang tepat untuk meluncurkan ide, mengambil keputusan besar atau melakukan perubahan hidup.

Shio Kuda Api bermakna Energi Ganda (Double Fire) yang akan semakin dalam untuk bergerak mengambil keputusan. Api pada shio kuda dipadukan dengan elemen api tahunan menciptakan energi ganda yang kuat.  

Periode dengan energi yang sangat dinamis, berapi-api, berani dan penuh keinginan kuat untuk sukses. Tahun Kuda Api terjadi setiap 60 tahun sekali. Menjadi tahun yang sarat akan perubahan besar.

Tahun Kuda Api mendorong perubahan cepat, aksi nyata dan keberanian untuk mengambil resiko, dan butuh pengendalian diri dan emosi agar tidak terburu-buru. Tetapi harus dibarengi dengan perencanaan yang matang dan kebijaksanaan.

Agar semangat yang besar ini tidak berakibat pada keputusan yang salah dan melelahkan.

Sebagai momentum berbagi kebahagiaan, Imlek menjadi tradisi orang Tionghoa yang dirayakan di mana pun mereka berada.

Masyarakat Tionghoa yang memeluk agama Buddha juga merayakan Tahun Baru Imlek

Tahun Baru Imlek; sering disebut Sin Cia; dirayakan dengan ungkapan rasa syukur, wujud bakti, silaturahmi, semangat berbagi serta doa dan harapan. Makna tersebut terdapat dalam setiap rangkaian kegiatan Imlek.

Setidaknya ada tiga hal penting yang terkandung di dalam perayaan Tahun Baru Imlek. Pertama, rasa syukur. Rasa syukur diungkapkan atas segala pencapaian yang telah diraih pada tahun sebelumnya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved