Opini
Harapan Baru di Tahun Kuda Api
Imlek merayakan pergantian tahun menurut kalender lunar yang jatuh dalam periode antara tanggal 21 Januari hingga 20 Februari.
Oleh: Miguel Dharmadjie
TRIBUN-TIMUR.COM - Tahun 2026 ini, Tahun Baru Imlek jatuh pada tanggal 17 Februari 2026. Tahun Baru Imlek merupakan suatu perayaan tradisi yang ada di Tiongkok.
Berawal dari sebuah tradisi menyambut musim semi, pada perkembangannya Imlek ditetapkan menjadi pergantian tahun. Imlek menggunakan perhitungan kalender bulan, di mana peredaran bulan mengelilingi bumi.
Imlek merayakan pergantian tahun menurut kalender lunar yang jatuh dalam periode antara tanggal 21 Januari hingga 20 Februari.
Di Indonesia, penanggalan Imlek dikenal sebagai Kongzili. Dihitung sejak kelahiran Nabi Khonghucu (551 SM). Tahun ini merupakan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili.
Penanggalan Imlek yang digunakan ini adalah modifikasi dari penanggalan Tiongkok, yang sebelumnya tidak mengenal angka tahun seperti penanggalan Masehi dan Hijriyah.
Melainkan menggunakan kombinasi dua huruf mewakili “batang langit” dan “cabang bumi”.
Siklus tahun yang terbentuk dari kombinasi tersebut, memiliki 60 pasangan nama tahun atau siklus 60 tahunan. Serta dapat dibagi menjadi 5 kelompok 12 shio dalam astrologi Tiongkok.
Menurut astrologi Tiongkok, terdapat 12 shio dalam sistem kalender Imlek.
Dengan urutan shio, yaitu: tikus, kerbau, macan, kelinci, naga, ular, kuda, kambing, monyet, ayam, anjing dan babi. Urutan ini berdasarkan siklus 12 tahun sekali, dan setiap tahun diwakili oleh salah satu hewan di atas.
Dalam filosofi Tiongkok klasik dikenal lima unsur / elemen (Wu Xing), yang umumnya dimulai dari: Kayu, Api, Tanah, Logam dan Air.
Siklus ini menggambarkan pergerakan alam yang saling mendukung (generatif) dan saling membatasi (destruktif).
Penanggalan Kongzili memiliki akar sejarah yang bermula dari sistem kalender yang diciptakan oleh Kaisar Huang Di (2698 SM - 2596 SM).
Huang Di yang dikenal sebagai Kaisar Kuning; juga dianggap sebagai Nabi Purba Ru Jiao (agama Khonghucu).
Huang Di merancang kalender ini berdasarkan prinsip-prinsip Yin Yang Wu Xing, yang mencakup aspek negatif-positif dan lima unsur / elemen.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2026-02-16-Miguel-Dharmadjie.jpg)