Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Reshuffle Kabinet 2026

Beredar Kabar Prabowo Reshufle Kabinet Hari Ini, Wakil Menteri Bima Arya Siap

Bima juga membantah adanya informasi resmi maupun pembicaraan di internal kabinet mengenai rencana perombakan tersebut. 

Editor: Ansar
Tribun-timur.com
RESHUFLE KABINET - Sejumlah menteri dan kepala lembaga tinggi negara Kabinet Merah Putih mengikuti prosesi pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Senin (21/10/2024). Presiden Prabowo melantik 53 menteri dan kepala badan negara setingkat menteri dalam Kabinet Merah Putih periode 2024-2029. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Beredar kabar Presiden Prabowo Subianto bakal rombak kaninet Merah Putih hari ini, Senin (27/4/2026).

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya pun menanggapi isu perombakan kabinet atau reshuffle tersebut.

Bima menegaskan,  urusan pergantian menteri sepenuhnya merupakan hak prerogatif kepala negara. 

Ia menyatakan saat ini jajaran kabinet tetap fokus menjalankan tugas pemerintahan.

 "Wah itu prerogatif Bapak Presiden, kita siap dengan segala skenario, yang penting sekarang jajaran kabinet kerja aja," ujar Bima Arya saat ditemui di sela-sela kegiatannya.

Bima juga membantah adanya informasi resmi maupun pembicaraan di internal kabinet mengenai rencana perombakan tersebut. 

Ia mengaku belum menerima instruksi atau kabar apa pun terkait isu yang beredar.

 "Enggak ada, kami belum dengar sama sekali," tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi resmi dari lingkar istana mengenai kabar reshuffle kabinet tersebut. 

Jajaran Kabinet Merah Putih masih menjalankan agenda rutin masing-masing, termasuk agenda peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 yang berlangsung di Kantor Kemendagri hari ini.

Sejak pekan lalu berhembus kabar Presiden Prabowo Subianto kembali akan resfhuffle (perombakan) anggota kabinet pemerintahannya.

Bahkan informasinya dalam waktu dekat, Prabowo akan melakukan reshuffle 'terbatas'.

Informasi yang dihimpun Tribunnews.com, Senin (27/4/2026), sejumlah pos pejabat negara setingkat menteri dan kepala lembaga akan di-reshuffle.

Siapa Saja Mereka?

Kabarnya Jenderal Dudung dipercaya akan menduduki Kepala Staf Presiden (KSP) yang baru menggantikan Muhammad Qodari.

Muhammad Qodari informasinya akan dipindahkan menjadi Juru Bicara Presiden sekaligus Kepala Bakom.

Qodari dipercaya akan mengisi pos yang selama ini dianggap 'kelemahan' pemerintahan Presiden Prabowo yakni soal komunikasi publik.

Pos lainnya Kepala Badan Karantina kabarnya diisi Abdul Kadir Karding (mantan Menteri P2MI 2024‑2025).

Mantan Kepala PCO/Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi kabarnya juga akan ditunjuk menjadi Utusan Khusus Presiden Bidang Komunikasi.

Tribunnews.com telah menghubungi Muhammad Qodari pagi ini melalui pesan WhatsApp.

"Mohon doa yang terbaik," tulis Qodari diakhiri emoji senyum.

Selasa 23 April, Presiden Prabowo melakukan pertemuan empat mata dengan Luhut Binsar Panjaitan.

Setelah itu Prabowo juga memanggil Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman ke istana. 

Pertemuan ini ditafsirkan sebagai tanda awal penataan ulang susunan kabinet Merah Putih.

Seskab: Tunggu Saja!

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya merespons mengenai isu perombakan kabinet yang akan dilakukan Presiden Prabowo Subianto dalam waktu dekat.

Dia hanya menjawab singkat mengenai isu tersebut.

"Tunggu saja," kata Teddy singkat di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (7/4/2026).

Menurutnya, soal perombakan kabinet akan disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo.

"Nanti Bapak Presiden yang menceritakan," katanya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved