Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Jenderal Polisi

Profil Jermias Rontini, Kapolda Papua Tengah Baru Pecah Bintang

Sosok Jermias Rontini menjadi bagian dari 47 perwira tinggi (pati) yang naik pangkat. Jermias Rontini pecah bintang.

Tayang:
Editor: Ansar
Tribun-timur.com
JERMIAS RONTINI - Tangkapan layar Instagram @humaspoldapapua_ pada Minggu (25/1/2026). Berikut profil Jermias Rontini mantan Irwasda Polda Papua pecah bintang saat menjabat Kapolda Papua Tengah. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Sepak terjang Jermias Rontini.

Sosok Jermias Rontini menjadi bagian dari 47 perwira tinggi (pati) yang naik pangkat.

Jermias Rontini pecah bintang.

Awal menjabat Kapolda Papua Tengah, Jermias Rontini masih berpangkat Komisaris Besar (Kombes).

Jermias Rontini mulai menjabat sebagai Kapolda Papua Tengah pada Januari 2026.

Ia menggantikan Brigjen Pol Alfred Papare berdasarkan Surat Telegram Kapolri tertanggal 15 Januari 2026.

Pada Kamis (19/3/2026), pangkat Jermias Rontini naik satu tingkat menjadi Brigadir Jenderal (Brigjen).

Pangkat Kombes dan Brigjen memiliki perbedaan signifikan, baik dari segi level jabatan maupun kewenangan.

Kombes merupakan pangkat Perwira Menengah (Pamen).

Pangkat ini ditandai dengan tiga melati di pundak.

Dalam struktur kepolisian, Kombes setara dengan Kolonel di TNI.

Sejumlah jabatan yang biasa diisi Kombes antara lain Kapolrestabes, Kapolres kota besar, hingga direktur di tingkat Polda.

Peran mereka lebih banyak berada di level operasional dan manajerial wilayah.

Sementara itu, Brigjen merupakan pangkat Perwira Tinggi (Pati).

Pangkat ini ditandai dengan satu bintang di pundak.

Brigjen menjadi jenjang awal bagi perwira yang masuk golongan jenderal.

Dalam struktur TNI, pangkat ini setara dengan Brigadir Jenderal.

Perwira berpangkat Brigjen umumnya menduduki jabatan strategis.

Di antaranya Wakapolda, pejabat utama di Mabes Polri, hingga posisi penting lainnya di tingkat nasional.

Perbedaan utama antara Kombes dan Brigjen terletak pada level kepangkatan.

Kombes masih berada di tingkat menengah.

Sedangkan Brigjen sudah masuk jajaran pimpinan tinggi Polri.

Dari sisi kewenangan, Brigjen memiliki lingkup tugas yang lebih luas.

Tidak hanya di daerah, tetapi juga pada skala nasional.

Kapolri Listyo Sigit Prabowo memimpin upacara kenaikan pangkat terhadap 47 perwira tinggi (pati) di Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Kamis (19/3/2026).

Dalam upacara tersebut, satu perwira naik ke pangkat Komisaris Jenderal (Komjen) Pol.

Sebanyak 14 perwira naik menjadi Inspektur Jenderal (Irjen) Pol.

Selain itu, 32 perwira tinggi naik ke Brigadir Jenderal (Brigjen) Pol.

Kombes Pol Jermias Rontini menjadi salah satu yang mengalami mutasi dan rotasi jabatan tersebut.

Jermias Rontini kini menjabat sebagai Kapolda Papua Tengah, menggantikan posisi Brigjen Alfred Papare.

Berikut adalah profil Kombes Pol Jermias Rontini.

Profil Brigjen Jermias Rontini

Jermias Rontini lahir di Jayapura, Irian Jaya, 18 Agustus 1974.

Ia merupakan lulusan Akademi Kepolisian tahun 1996.

Pendidikan kepolisian yang pernah ditempuh antara lain PTIK (2005) dan Sespimti (2019).

Karier Jermias Rontini telah malang melintang di kepolisian.

Ia pernah menjabat Pama Korbrimob Polri (1997), Danton Kie Yon B Men I (1997), Pasi Intel Yon A Men III (2000), Danki 3 Yon C Men III (2001), Pasi Ops Yon C Men III (2002), dan Pama PTIK (2005).

Pria berusia 51 tahun itu kemudian kembali ke tanah kelahirannya sebagai Pama Polda Papua (2006) dan Waka Den B Sat Brimob Polda Papua (2006).

Ia juga pernah menjabat Waka Polres Puncak Jaya (2007), Waka Den B Mimika Sat Brimob Polda Papua (2007), serta Wakapolres Mimika (2008).

Setelah itu, Jermias didapuk sebagai Pamen Polda Papua (2010), Kasat II Dit Narkoba Polda Papua (2010), dan Kasubdit Kilas Dit Pam Obvit Polda Papua (2011).

Kariernya semakin menanjak saat dipercaya menjadi Kapolres Boven Digoel pada 2011.

Selanjutnya, ia dimutasi menjadi Kapolres Mimika.

Pada 2015, ia dipercaya menjabat Kapolresta Jayapura Kota.

Dua tahun kemudian, Jermias diangkat sebagai Kabid Propam Polda Metro Jaya.

Tak lama berselang, ia menjabat Analis Kebijakan Madya Bidang Provos Divpropam Polri (2018), Dansat Brimob Polda Papua Barat (2018), serta Dansat Brimob Polda Papua (2018).

Ia juga sempat menjabat Karo Ops Polda Papua (2021) dan Kabag Kermadian Dit Bintarlat Akpol Lemdiklat Polri (2021).

Pada 2024, perwira menengah Polri ini diamanahi menjadi Irwasda Polda Papua.

Barulah pada 2026, ia diangkat menjadi Kapolda Papua Tengah. (*)

 

 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved