Makassar Mulia
Soft Launching Pekan Ini, Pete-pete Laut Makassar Bisa Angkut 30 Penumpang
Ringkasan Berita:
- Pemerintah Kota Makassar akan melakukan soft launching program Pete-pete Laut pada Jumat (12/6/2026) di Pulau Barrang Lompo.
- Program ini menggunakan kapal operasional Dishub berkapasitas 25–30 penumpang sebagai solusi transportasi gratis bagi warga kepulauan, dengan prioritas utama untuk pelajar, guru, dan tenaga kesehatan.
- Untuk tahap awal (trial), kapal baru akan beroperasi satu kali sepekan dan rutenya akan diuji coba langsung menuju Pulau Bonetambu.
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar bersiap meluncurkan program Pete-pete Laut.
Program ini lahir sebagai solusi transportasi bagi masyarakat kepulauan.
Program ini diawali soft launching dirangkaikan kunjungan kerja Wali Kota Makassar ke wilayah kepulauan, Jumat (12/6/2026).
Kepala Dinas Perhubungan Kota Makassar, Muhammad Rheza, mengatakan seluruh persiapan telah dilakukan sesuai arahan pimpinan.
"Kesiapannya sesuai arahan pimpinan. Karena nanti launching di Barrang Lompo, rombongan akan berangkat dari daratan menuju Pulau Barrang Lompo," kata Rheza di Balaikota Makassar Jl Jenderal Ahmad Yani, Selasa (9/6/2026).
Kapal memiliki kapasitas angkut sekitar 25 hingga 30 penumpang dalam satu kali perjalanan.
Baca juga: Pete-pete Laut Buka Akses Kepulauan Makassar, Ray Suryadi Arsyad Sebut Harapan Baru
Keterbatasan anggaran bahan bakar membuat layanan ini untuk sementara direncanakan beroperasi satu kali dalam sepekan.
Frekuensi pelayaran akan dievaluasi berdasarkan kebutuhan dan tingkat penggunaan masyarakat selama masa uji coba.
"Kita lihat juga antusias masyarakat sambil dipelajari. Namanya juga trial, makanya ini soft launching," ujarnya.
Apabila animo masyarakat tinggi, Pemerintah Kota Makassar akan mempertimbangkan penambahan frekuensi layanan melalui dukungan anggaran pada perubahan APBD.
Pete-pete Laut akan memprioritaskan kelompok masyarakat yang membutuhkan akses transportasi rutin antarpulau.
"Prioritasnya anak sekolah, tenaga kesehatan, guru-guru, dan masyarakat yang memang membutuhkan," ujar Rheza.
Jadwal operasional reguler masih akan dibahas bersama warga kepulauan agar sesuai dengan pola aktivitas masyarakat setempat.
"Kita akan kesepakatan dulu dengan masyarakat. Karena kondisi di pulau berbeda dengan di daratan. Ada hari-hari tertentu yang aktivitas masyarakatnya berbeda, jadi kita sesuaikan dengan kebutuhan mereka," jelasnya.
Dinas Perhubungan memastikan kapal akan dioperasikan oleh nahkoda dan kru yang telah tersedia sejak kapal tersebut digunakan sebagai armada operasional.
Ia menegaskan Pete-pete Laut berada di bawah pengelolaan langsung Dinas Perhubungan Kota Makassar dan diharapkan menjadi langkah awal peningkatan konektivitas bagi masyarakat kepulauan.
"Ini kapal operasional Dishub yang kita fungsikan menjadi Pete-pete Laut untuk melayani masyarakat kepulauan," pungkasnya.
Sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) akan turut terlibat dalam kegiatan tersebut dengan membawa berbagai program pelayanan masyarakat.
Termasuk Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Pekerjaan Umum, hingga perangkat daerah yang menangani ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
"Nanti di Barrang Lompo ada penyerahan beasiswa dari Dinas Pendidikan, kemudian bantuan bibit dari dinas terkait. Karena ini sekaligus kunjungan kerja pimpinan," ujarnya.
Termasuk meninjau lokasi yang dipersiapkan untuk pembangunan Kantor Urusan Agama (KUA).
Setelah seremoni berlangsung, Pete-pete Laut akan langsung diuji coba dengan rute menuju Pulau Bonetambu
Di situlah rombongan akan naik Pete-pete Laut dan merasakan langsung penggunaan kapal tersebut.
Perjalanan tersebut juga menjadi kesempatan bagi pemerintah untuk melihat langsung kondisi wilayah kepulauan dan kebutuhan masyarakat setempat.
Setibanya di Bonetambu, Wali Kota bersama jajaran pemerintah akan meninjau sejumlah infrastruktur dan program pembangunan yang sedang maupun akan dijalankan.
"Pak Wali dan Ibu Wali akan melihat infrastruktur serta program-program pemerintah kota yang ada di sana," tutupnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2026-06-09-Pete-pete-laut-milik-Pemkot-Makassar.jpg)