Makassar Mulia
Penanganan TPA Open Dumping Dipercepat, DLH Makassar Intensifkan Sosialisasi ke Warga
Ringkasan Berita:
- DLH Makassar gencarkan sosialisasi penghentian open dumping sebagai upaya memperbaiki tata kelola sampah.
- Fokus edukasi ke warga sekitar TPA Tamangapa.
- Pemerintah Kota Makassar berharap langkah ini dapat menjadi titik balik dalam pengelolaan sampah yang lebih baik.
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar mulai mengintensifkan sosialisasi penanganan praktik pembuangan sampah terbuka (open dumping).
Ini merupakan komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam memperbaiki tata kelola persampahan.
Langkah tersebut menjadi fokus dalam rapat koordinasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kota Makassar, Rabu (1/4/2026).
Hadir Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) M Dahyal, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Zuhaelsy Zubir, Perwakilan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan.
Anggota Dewan Lingkungan Hidup, UPT TPA Tamangapa, UPT Bank Sampah Pusat, jajaran Bidang Persampahan, serta pejabat fungsional PPLH DLH.
DLH menargetkan seluruh tahapan sosialisasi rampung 7 April.
Sosialisasi masif dengan menyasar masyarakat sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tamangapa.
Upaya ini bertujuan agar warga memahami prosedur penutupan TPA yang selama ini masih menerapkan sistem open dumping.
Kepala DLH Kota Makassar, Helmy Budiman mengatakan praktik open dumping berdampak buruk terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat.
Baca juga: Pemkot Makassar Kucurkan Rp23 M Benahi Akses dan Pedestrian TPA Antang
Karena itu, DLH mendorong percepatan perubahan sistem pengelolaan sampah yang lebih ramah lingkungan.
Memastikan program berjalan optimal, DLH menerapkan sistem pengawasan melalui matriks progres harian.
Sistem ini untuk memantau perkembangan kegiatan di lapangan secara real time.
Hingga saat ini, progres pelaksanaan selama 30 hari pertama telah mencapai sekitar 30 persen.
Capaian tersebut ditandai dengan dokumentasi foto penutupan TPA di sejumlah titik.
DLH juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait guna mempercepat proses penanganan.
DLH Makassar saat ini juga tengah menyusun daftar kebutuhan teknis untuk tahap penyelesaian akhir.
Langkah tersebut dilakukan agar proses penutupan TPA berjalan tanpa kendala di lapangan.
Pemerintah berharap upaya ini dapat meningkatkan kualitas lingkungan hidup di Kota Makassar.
Selain itu, program ini diharapkan mampu menekan dampak negatif dari pengelolaan sampah yang tidak sesuai standar.(*)
Laporan Wartawan Tribun Timur, Siti Aminah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260401-sosialisasi-penanganan-praktik-open-dumping-Pemkot-Makassar.jpg)