Makassar Mulia
30 Perwakilan Negara Sahabat Bakal Hadiri IGS di Makassar
Ringkasan Berita:
- Rapat persiapan Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) digelar di Ruang Sipakalebbi Balaikota Makassar, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Senin (30/3/2026).
- Rapat ini membahas kesiapan pelaksanaan event IGS sebagai upaya memperkuat promosi kuliner lokal dan diplomasi budaya Kota Makassar di kancah nasional hingga internasional.
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kota Makassar mulai mematangkan persiapan sebagai tuan rumah Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS).
Forum ini akan menjadi ajang promosi potensi Trade, Tourism, and Investment.
Koordinator Fungsi Ekonomi Direktorat Diplomasi Publik, Kementerian Luar Negeri Rizal Wirakarya datang langsung ke Makassar memastikan kesiapan tuan rumah, Pemkot Makassar.
Ia rapat bersama sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), mulai dari BPKAD, Dinas Kebudayaan, Dinas Pariwisata, Dinas Kominfo, Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Perdagangan, dan beberapa perangkat daerah lainnya.
Rapat dipimpin Asisten III Setda Pemkot Makassar Bidang Administrasi Umum, Firman Hamid Pagarra.
Rapat berlangsung di Ruang Sipakalebbi Balaikota Makassar Jl Jenderal Ahmad Yani, Senin (30/3/2026)
Dalam rapat tersebut, membahas persiapan teknis acara, mulai dari jadwal, tempat, hingga rentetan agenda IGS.
Rizal menegaskan, kegiatan ini tidak sekadar seremoni biasa.
“Kita akan mengundang sekitar 30 kepala perwakilan negara sahabat yang ada di Jakarta ke Makassar dan sekitarnya,” ujarnya.
Penunjukan Makassar sebagai tuan rumah memiliki alasan strategis.
Makassar dinilai punya posisi penting di Indonesia Timur.
Potensi daerah juga menjadi pertimbangan utama.
“Makassar memiliki potensi untuk dikembangkan dan dipromosikan terkait Trade, Tourism, and Investment,” lanjut Rizal.
Menurutnya, kehadiran perwakilan negara sahabat akan membuka peluang kerja sama.
Ia menyebut, sejumlah negara sudah memiliki perwakilan di Makassar.
Seperti konsulat Australia, Jepang, dan juga honorary konsulat negara sahabat lainnya.
Rizal menegaskan fokus pembahasan dalam forum ini kerja sama ekonomi, sosial, dan budaya.
Ia berharap kegiatan ini tidak berhenti pada diskusi semata.
Rizal juga menyinggung pengalaman pelaksanaan IGS sebelumnya.
"Tahun 2025 itu di NTB mempromosikan Mandalika,” ujarnya.
Ia menyebut dampaknya cukup signifikan.
Yakni menarik kunjungan dan investasi asing.
Sebelumnya, kegiatan serupa juga digelar di Labuan Bajo.
2026 jadi tahun ketujuh pelaksanaan IGS.
Sementara itu, Asisten Pemerintahan Kota Makassar, Firman Pagarra, memastikan kesiapan daerah.
“Makassar sangat siap dan berterima kasih telah ditunjuk menjadi tuan rumah,” ujarnya.
Ia menegaskan kesiapan pemerintah kota dalam menyambut tamu internasional.
Firman menyebut berbagai sektor akan dipromosikan.
Baik itu investasi, pariwisata, dan juga cagar budaya.
Ia berharap forum ini membuka peluang baru bagi Makassar.
“Siapa tahu nanti ada negara sahabat yang tertarik melakukan kerja sama atau ekspansi,” tutupnya.
Berikut 31 perwakilan negara yang akan hadir dalam IGS 2026:
Berikut penulisan ulang isi dokumen
1. Islamic Republic of Afghanistan
2. People's Democratic Republic of Algeria
3. Republic of Azerbaijan
4. Kingdom of Bahrain
5. People's Republic of Bangladesh
5. Brunei Darussalam
7. Arab Republic of Egypt
8. Islamic Republic of Iran
9. Republic of Iraq
10. Hashemite Kingdom of Jordan
11. Republic of Kazakhstan
12. State of Kuwait
13. Republic of Lebanon
14. State of Libya
15. Malaysia
16. Kingdom of Morocco
17. Republic of Mozambique
18. Federal Republic of Nigeria
19. Sultanate of Oman
20. Islamic Republic of Pakistan
21. State of Palestine
22. State of Qatar
23. Kingdom of Saudi Arabia
24. Republic of Somalia
25. Republic of the Sudan
26. Republic of Suriname
27. Republic of Türkiye
28. Republic of Tunisia
29. United Arab Emirates
30. Republic of Uzbekistan
31. Republic of Yemen. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2026-30-maret-isg.jpg)