Makassar Mulia
Pengukuhan Kepala Sekolah di Makassar Dijadwalkan Pekan Depan
Ringkasan Berita:
- Pengukuhan 374 kepala sekolah Makassar dijadwalkan pekan depan.
- Seluruh tahapan seleksi, termasuk uji kompetensi dan wawancara, telah rampung.
- Penetapan akhir berada di tangan Wali Kota untuk memastikan penempatan berbasis kompetensi.
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pengukuhan kepala sekolah dijadwalkan berlangsung pekan depan.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengelolaan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kota Makassar Kamelia Thamrin Tantu menyampaikan, pengukuhan harus segera dilakukan.
Apalagi seluruh tahapan seleksi calon kepala sekolah kini telah rampung.
Mulai dari pelaksanaan uji kompetensi (Ukom), hingga wawancara calon kepala sekolah.
"Hasil Ukom sudah ada, wawancara juga sudah. Tinggal penentuan siapa yang ditempatkan, itu kewenangannya Dinas Pendidikan berkoordinasi dengan Pak Wali,” ucap Kamelia Thamrin Tantu di Balaikota Makassar Jl Jenderal Ahmad Yani, Selasa (3/3/2026).
Proses administrasi serta rekomendasi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) juga telah dikantongi.
Selain itu, Dinas Pendidikan juga telah mendapat teguran dari Kementerian Pendidikan Dasar Menengah terkait masih banyaknya posisi kepala sekolah yang dijabat pelaksana tugas (Plt).
Teguran dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) disebut menjadi salah satu alasan percepatan pengukuhan.
Pasalnya, banyaknya Plt kepala sekolah dinilai dapat memengaruhi optimalisasi manajemen sekolah.
Ia menyebutkan, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, sebelumnya memang meminta dilakukan rolling jabatan.
Tujuannya agar terjadi penyegaran dan peningkatan kinerja di satuan pendidikan.
Namun, jadwal pengukuhan beberapa kali tertunda karena hal teknis.
“Harapan kami paling tidak minggu depan sudah bisa dilaksanakan, sebelum orang WFH. Supaya mereka bisa bekerja lebih maksimal,” tambahnya.
Sementara, Sekretaris Daerah Kota Makassar, Andi Zulkifli Nanda, menegaskan penataan jabatan kepala sekolah telah melalui mekanisme yang ketat dan transparan melalui Tim Seleksi (Timsel).
Ia menjelaskan, seluruh nama peserta seleksi beserta hasil penilaian telah disusun.
Dari lebih 500 peserta yang mengikuti seleksi kepala sekolah, masing-masing telah memperoleh penilaian sesuai kategori.
Untuk peserta yang masuk kategori “dipertimbangkan”, keputusan akhir sepenuhnya berada di tangan Wali Kota Makassar.
Total 374 posisi kepala sekolah yang akan diisi.
5 kepala sekolah jenjang TK sedang, 314 jenjang SD, serta 55 Kepala Sekolah pada jenjang SMP.
“Kalau yang tidak direkomendasikan, tentu tidak akan digunakan. Tapi yang dipertimbangkan itu kembali ke kebijakan Pak Wali,” tegasnya.
Andi Zulkifli berharap pengukuhan dapat dilakukan secepatnya agar roda organisasi di satuan pendidikan berjalan optimal.
Sementara itu, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menegaskan, kepala sekolah memegang peran strategis dalam keberhasilan penyelenggaraan pendidikan.
Karena itu, penetapannya harus dilakukan secara cermat dan berbasis kompetensi.
“Kepala sekolah ini menjadi tulang punggung bagaimana proses pendidikan berjalan. Dibutuhkan kepala sekolah yang mumpuni dan punya kapabilitas yang baik. Kita harus menempatkan orang yang tepat di posisi yang tepat,” tegas Munafri.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Pengukuhan-Kepala-Sekolah-direncanakan-pekan-depan.jpg)