Makassar Mulia

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai Mei, Munafri: Ayo Sukseskan, Beri Data Jujur

Humas Pemkot Makassar
SENSUS EKONOMI - Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin di Balaikota Makassar, Februari 2026. Munafri meminta masyarakat mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi yang digelar mulai 1 Mei hingga 31 Juli 2026. 
Ringkasan Berita:
  • Pemkot Makassar menerbitkan Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2026 sebagai bentuk dukungan resmi pelaksanaan Sensus Ekonomi.
  • Sensus penting untuk menghadirkan data ekonomi yang akurat sebagai dasar perumusan kebijakan, investasi, dan pembangunan Kota Makassar.
  • Seluruh perangkat daerah dan pelaku usaha diminta berpartisipasi aktif.

 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pemerintah Kota Makassar menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 13 Tahun 2026 tentang Dukungan Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026). 

Edaran merupakan komitmen Pemkot Makassar dalam mendukung agenda nasional yang dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

SE diteken di Makassar pada 24 Februari 2026 itu merujuk pada Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik, Peraturan Pemerintah Nomor 51 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Statistik. 

Serta Surat Kepala BPS Kota Makassar Nomor: B-104/7371/HM.310/2026 perihal Permohonan Dukungan Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin meminta masyarakat mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi yang digelar mulai 1 Mei hingga 31 Juli 2026.

Menurutnya, Sensus Ekonomi 2026 merupakan misi strategis nasional untuk memastikan akurasi dan validitas data ekonomi, baik di tingkat nasional maupun daerah.

"Pemerintah segera melaksanakan Sensus Ekonomi 2026 sebagai misi strategis nasional untuk menentukan akurasi data ekonomi kita," kata Munafri, Rabu (25/2/2026).

SE2026 dilaksanakan Badan Pusat Statistik (BPS) guna mencatat seluruh aktivitas usaha di berbagai sektor ekonomi, kecuali sektor pertanian yang telah tercakup dalam Sensus Pertanian 2023.

Baca juga: Strategi Pemkot Makassar Penuhi MBG 3B, Jatah Anak Sekolah Tetap Aman

Munafri menegaskan, data yang dihasilkan dari sensus ini sangat vital dalam proses perumusan kebijakan ekonomi, penguatan investasi, hingga perencanaan pembangunan Kota Makassar ke depan.

"Data ini sangat vital untuk perumusan kebijakan ekonomi, investasi, dan pembangunan kota," jelasnya.

Sensus Ekonomi 2026 mengusung tagline 'Mencatat Perekonomian Indonesia' sebagai komitmen menghadirkan data ekonomi yang akurat, komprehensif, dan terpercaya demi mendorong pembangunan yang lebih terarah dan berkelanjutan.

Sensus Ekonomi merupakan agenda prioritas pemerintah untuk memperoleh data komprehensif mengenai kondisi dan potensi ekonomi Indonesia, termasuk di Kota Makassar. 

Data tersebut nantinya akan menjadi dasar perumusan kebijakan pembangunan ekonomi yang lebih terarah dan berkelanjutan.

Sebagai bentuk dukungan aktif, seluruh perangkat daerah, mulai dari Dinas, Badan, hingga Kecamatan diminta untuk berperan aktif dalam menyukseskan SE2026. 

Seperti membantu menyosialisasikan pelaksanaan sensus kepada jajaran, asosiasi pelaku usaha, serta masyarakat di wilayah masing-masing.

Seluruh masyarakat, khususnya para pelaku usaha, diajak untuk berpartisipasi aktif dalam pendataan dengan memberikan informasi yang akurat kepada petugas sensus.

Pemkot Makassar juga mendorong penyebarluasan informasi terkait SE2026 melalui berbagai kanal komunikasi resmi yang dimiliki pemerintah daerah. 

Serta memberikan ruang kepada BPS Kota Makassar untuk sosialisasi dalam berbagai kegiatan pemerintahan maupun kemasyarakatan.

Tak kalah penting, jajaran pemerintah wilayah diminta untuk menjalin koordinasi dan konsolidasi secara intensif dengan BPS Kota Makassar guna memastikan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 berjalan lancar dan optimal.

Munafri berharap Sensus Ekonomi sukses serta menghasilkan data yang akurat demi mendorong pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Juga memastikan kerahasiaan data responden dijamin sepenuhnya undang-undang yang berlaku, sehingga masyarakat tidak perlu ragu dalam memberikan keterangan.

"Mari sukseskan Sensus Ekonomi 2026 dengan berpartisipasi aktif dan menerima petugas sensus. Berikan data yang jujur dan benar, karena kerahasiaan data dijamin sepenuhnya oleh undang-undang," jelas Munafri.(*)