Makassar Mulia
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin Imbau Warga Waspada Bencana saat Cuaca Ekstrem
Ringkasan Berita:
- Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mengimbau warga waspada cuaca ekstrem, terutama menghindari aktivitas berisiko di tengah hujan deras dan angin kencang.
- BMKG keluarkan peringatan dini 24 Februari–1 Maret 2026, potensi hujan lebat, angin kencang, banjir, hingga gelombang tinggi di sejumlah wilayah Sulsel.
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mengimbau masyarakat untuk waspada cuaca ekstrem.
Imbauan disampaikan Munafri saat Safari Ramadan di Masjid K H Bakri, Kecamatan Ujung Tanah, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Selasa (24/02/2026).
Pada momen itu, Munafri melaksanakan salat subuh berjamaah warga setempat.
Usai salat, Munafri berdiri di depan jamaah menyampaikan pidatonya.
Salah satu penekanannya, mengingatkan warga waspada saat beraktivitas di luar rumah pada kondisi cuaca ekstrem.
“Saat ini curah hujan masih relatif sangat tinggi sehingga saya berharap untuk semua bisa mawas diri, menghindari dari kegiatan atau hal-hal yang bisa berakibat fatal datangnya bencana," imbau Munafri.
Munafri menyoroti kondisi sejumlah pohon di Kota Makassar yang dinilai sudah berusia tua dan rentan tutumbang
Ia menjelaskan, banyak pohon yang akarnya terhimpit konstruksi beton di sekitarnya.
Sehingga tidak lagi memiliki ruang yang cukup untuk tumbuh dan mencengkeram tanah dengan kuat.
Akibatnya, saat hujan deras disertai angin kencang, pohon tidak patah pada bagian batang, melainkan tercabut hingga ke akar.
“Beberapa kejadian pohon tumbang bukan karena batangnya patah, tetapi karena akarnya tercabut. Artinya, kondisinya memang sudah tidak kuat menopang beban. Ini yang harus kita waspadai bersama,” jelasnya.
Masyatakat diharapkan menghindari aktivitas di sekitar pohon besar saat cuaca ekstrem.
Bagi Munafri, kewaspadaan terhadap potensi bencana adalah bagian dari tanggung jawab bersama dalam menjaga keselamatan masyarakat di Kota Makassar.
Peringatan Dini BMKG
Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar telah mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan.
Peringatan dini berlaku mulai 24 Februari hingga 1 Maret 2026.
Plt Kepala BMKG IV Makassar Nasrol Adil mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi.
Seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, pohon tumbang, hingga gelombang tinggi.
"Potensi cuaca ekstrem dipicu oleh meningkatnya curah hujan signifikan di sejumlah wilayah Sulsel pada akhir Februari," kata Nasrol Adil dalam keterangan rilis BMKG Makassar, Senin (23/2/2026).
Hasil analisis dinamika atmosfer menunjukkan adanya kombinasi aktivitas Madden Julian Oscillation (MJO), Gelombang Kelvin, Gelombang Rossby.
Serta konvergensi angin yang mendukung pertumbuhan awan-awan konvektif.
BMKG memprakirakan hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat berpotensi terjadi di wilayah Parepare, Barru, Pangkajene Kepulauan, Maros, Makassar, Gowa, Takalar, dan Kepulauan Selayar.
Sementara itu, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diprakirakan melanda Luwu Utara, Pinrang, Sidrap, Soppeng, Bone, Sinjai, Jeneponto, Bantaeng, dan Bulukumba.
"Selain hujan lebat, potensi angin kencang juga diprakirakan terjadi di wilayah Sulawesi Selatan bagian barat dan bagian selatan," ujarnya.
Ia turut mengingatkan masyarakat pesisir agar mewaspadai gelombang tinggi 1,25 hingga 2,5 meter.
Kondisi itu berpeluang terjadi di Perairan Pinrang, Barru, Makassar, Pangkep, Kepulauan Selayar, Bulukumba, Kepulauan Takabonerate, serta Perairan Jeneponto.
Pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan meningkatkan kesiapsiagaan.
Upaya yang perlu dilakukan antara lain memastikan kesiapan infrastruktur dan tata kelola sumber daya air, penataan lingkungan, serta langkah pengurangan potensi dampak bencana.
Masyarakat juga diimbau untuk tidak membuang sampah sembarangan.
Termasuk menghindari area rawan bencana, serta aktif memantau informasi dan peringatan dini cuaca ekstrem dari BMKG dan instansi terkait. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260224-Wali-Kota-Makassar-Munafri-Arifuddin-Imbau-Warga-Waspada-Bencana.jpg)