Makassar Mulia
Pemkot Makassar Wajibkan Aksi Bersih Dua Kali Sepekan, Ini Isi Edarannya
Ringkasan Berita:
- Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menerbitkan Surat Edaran Nomor 12 Tahun 2026 tentang Gerakan Nasional Indonesia ASRI.
- Aksi bersih digelar rutin setiap Selasa dan Jumat pukul 06.30-08.30 WITA.
- Kebijakan ini mendukung program Indonesia Bersih 2029 dan melibatkan seluruh unsur pemerintahan hingga masyarakat.
- Kegiatan wajib didokumentasikan dan dilaporkan secara daring.
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pemerintah Kota Makassar menerbitkan surat edaran tentang Gerakan Nasional Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah).
Surat Edaran Nomor 12 Tahun 2026 itu diteken Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, tertanggal 20 Februari 2026.
Kebijakan ini menjadi langkah Pemkot Makassar mendukung program nasional pengelolaan sampah menuju Indonesia Bersih 2029.
Melalui edaran tersebut, seluruh elemen pemerintahan hingga masyarakat diajak berpartisipasi menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Dalam edaran dijelaskan, Gerakan Indonesia ASRI dilaksanakan rutin setiap Selasa dan Jumat pukul 06.30 hingga 08.30 WITA.
Kegiatan difokuskan pada lingkungan kerja masing-masing instansi serta kawasan sekitar tempat tinggal warga.
“Gerakan ini tidak sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi kebiasaan kolektif untuk menumbuhkan kesadaran akan pentingnya kebersihan dan pengelolaan sampah yang ramah lingkungan,” demikian salah satu penegasan dalam edaran tersebut.
Surat edaran ditujukan kepada Forkopimda, Ketua TP PKK, Dharma Wanita Persatuan, kepala SKPD, camat, lurah, RT/RW, sekolah, rumah ibadah, pelaku usaha, komunitas lingkungan, media massa, tokoh masyarakat, hingga masyarakat umum.
Pemkot juga mendorong kampanye dan penyebarluasan informasi agar gerakan ini mendapat dukungan luas.
Kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, dunia usaha, institusi pendidikan, komunitas, dan masyarakat menjadi fokus utama.
Setiap pelaksanaan kegiatan diimbau memperhatikan keselamatan dengan membawa peralatan kebersihan masing-masing.
Kegiatan wajib didokumentasikan dan dilaporkan melalui tautan resmi bit.ly/asrimakassar.
Sebelumnya, Munafri Arifuddin menyampaikan Pemkot Makassar telah rutin menggelar program Jumat Bersih sejak awal masa jabatannya.
Pembersihan menyasar fasilitas umum seperti kanal, layanan kesehatan, sekolah, dan jalan umum.
Kini, jadwal kegiatan ditambah menjadi dua kali sepekan.
“Kami sudah jalan. Tapi ini jalannya harus digenjot lagi. Kita lagi tambah lagi satu waktu, satu hari lagi untuk jalan lagi,” ujarnya.
Ia menegaskan, seluruh unsur pemerintahan hingga tingkat RT wajib terlibat aktif.
“Tapi yang jelas Jumat, dari atas sampai di bawah, sampai RT, tidak ada orang tidak membersihkan di hari Jumat pagi, apa pun bentuknya,” tegasnya.
Kebijakan ini diharapkan memperkuat budaya hidup bersih, meningkatkan kepedulian lingkungan, serta menciptakan wajah Kota Makassar yang lebih tertata dan sehat.
Selain Jumat Bersih, Pemkot Makassar juga mencanangkan program Urban Farming.
Program ini mendorong kemandirian pangan masyarakat dengan memanfaatkan lahan terbatas di lingkungan permukiman.
Budidaya maggot, perikanan, hingga peternakan dapat dilakukan dalam program tersebut.
Warga didorong menanam sayuran, cabai, dan tanaman obat keluarga (TOGA) di pekarangan rumah, lorong, hingga fasilitas umum.
Selain mendukung ketahanan pangan, Urban Farming diharapkan memperindah lingkungan dan menekan pengeluaran rumah tangga.
Pemkot Makassar juga menata kota dengan menertibkan bangunan liar dan lapak pedagang kaki lima (PKL) di bahu hingga badan jalan.
Penertiban dilakukan bertahap dengan pendekatan persuasif dan humanis.
Pemkot menyiapkan solusi agar aktivitas ekonomi tetap berjalan tanpa mengorbankan fungsi ruang publik.
“Artinya, kita tata ini lapak berdiri di atas trotoar atau di atas drainase, di pinggir jalan, dan depan bangunan. Proses yang kami lakukan ini bukan mematikan kehidupan ekonomi mereka,” tegas Munafri.
“Kami lagi mengidentifikasi juga aset-aset yang dimiliki pemerintah kota," katanya.
Ia menambahkan, ke depan, skema pemerintah kota akan berusaha mengadakan pengadaan lahan untuk tempat PKL jualan.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2026-22-feb-appi1.jpg)