Makassar Mulia

Profil Kecamatan Mariso: Wilayah Pesisir Selat Makassar Dihuni 48 Ribu Jiwa

Istimewa/Arwin Kartapati
KECAMATAN MARISO - Foto Camat Mariso Arwin Kartapati Harun dikirimkan kepada Tribun-Timur.com, Sabtu (29/11/2025).  Kecamatan Mariso memiliki 9 Kelurahan dengan jumlah warga 48 ribu jiwa 
Ringkasan Berita:
  • Kecamatan Mariso terletak di bagian barat Kota Makassar.
  • Wilayah kecamatan Mariso masuk dalam daerah pesisir.
  • Mariso jadi salah satu kecamatan di Makassar yang berbatasan dengan pantai.

 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Luas wilayah Kecamatan Mariso tercatat 1,82 km persegi atau sekitar 1,04 persen dari luas Kota Makassar secara keseluruhan.

"Kita di Mariso memiliki sembilan kelurahan," ujar Camat Mariso Arwin Kartapati Harun di Kantor Camat pada Kamis (27/11/2025).

Kesembilan kelurahan tersebut yakni Bontorannu, Tamarunang, Mattoangin, Kampung Buyang, Mariso.

Kemudian kelurahan Lette, Mario, Panambungan, Kunjung Mae.

Kelurahan terluas di Kecamatan Mariso adalah Kelurahan Panambungan dengan luas 0,56 km persegi.

Baca juga: Profil Kecamatan Makassar: 74 Ribu Warga Bermukim di Wilayah dengan Luas 2,52 Km Persegi

Sedangkan, kelurahan dengan luas terkecil adalah Kelurahan Mariso dan Kampung Buyang dengan luas 0,2 km persegi.

Berdasarkan posisi geografis, Kecamatan Mariso memiliki batas di bagian Utara dengan Kecamatan Ujung Pandang.

Batas di bagian selatan dengan Kecamatan Tamalate, lalu Barat langsung terhubung Selat Makassar.

Sementara di wilayah timur berbatasan Kecamatan Mamajang.

Dari 9 kelurahan, terdapat 218 Rukun Tetangga (RT) dan 47 Rukun Warga (RW).

Setiap kelurahan memiliki antara 15 hingga 39 RT serta 4 sampai 8 RW.

Jumlah penduduk laki-laki sebanyak 23.819 jiwa.

Sedangkan perempuan ada 24.398 jiwa. Total ada 48.217 jiwa

Pekerjaan rata-rata warga sebagau Buruh Harian Lepas dan pedagang.

Jumlah fasilitas pendidikan seperti sekolah dasar ada 6 unit.

Ada SD Inpres Mariso 1 hingga 3, lalu SD Negeri Kakatua, SD Nasional Makassar.

Baca juga: Profil Kecamatan Rappocini Makassar: Didominasi Perempuan, Sarana Pendidikan Lengkap dan Berprestasi

Lalu ada juga 5 Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Diantaranya SMP Negeri 29 Makassar, SMP Muhammadiyah 5 Mariso, SMP Katolik Belibis, SMP DDI Mariso.

Sementara Sekolah Menengah Atas (SMA) tercatat ada 4.

Ada SMA 14 Makassar, SMA Muhammadiyah 4, SMA Nasional Makassar, SMA Katolik Cenderawasih.

Fasilitas kesehatan terdapat 3 puskesmas yakni Puskesmas Dahlia, Puskesmas Panambungan dan Puskesmas Pertiwi.

Terdapat juga Posyandu 52 unit serta dokter praktek 7.

Hotel di kawasan ini ada 4 unit. Diantaranya ada Hotel Gammara dan The Rinra.

Restoran tercatat ada 5 unit.

Rumah ibadah yakni Masjid tercatat ada 42 unit.

Di sisi lain ada 3 gereja dan 1 pura.

Ikon wilayah ini dulunya yakni Stadion Mattoanging.

Stadion ini berdiri di kawasan yang padat penduduk namun memiliki nilai historis dan emosional yang kuat bagi warga kota.

Sejak dibangun pada akhir 1950-an, Stadion Mattoanging menjadi saksi perkembangan sepak bola Makassar, khususnya perjalanan klub legendaris PSM Makassar.

PSM Makassar puluhan tahun menjadikan stadion ini sebagai markas utama dalam mengarungi kompetisi nasional.

Bangunan stadion ini awalnya dirancang sederhana dengan kapasitas menengah, namun fungsinya melampaui sekadar arena pertandingan.

Stadion Mattoanging menjadi ruang publik tempat masyarakat berkumpul untuk merayakan kemenangan, merasakan kekalahan, serta membangun kebersamaan melalui sepak bola.

Sejak dirobohkan pada 2020 sampai sekarang, stadion hanya berupa lahan kosong atau reruntuhan.

Lokasinya tidak dapat digunakan untuk pertandingan atau aktivitas olahraga.(*)