Makassar Mulia

Wali Kota Makassar Ingatkan Juri dan Wasit Jaga Integritas di O2SN dan GSI 2026

Humas Pemkot Makassar
O2SN dan GSI -  Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama jajaran Dinas Pendidikan Kota Makassar menghadiri pembukaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Gala Siswa Indonesia (GSI) 2026 tingkat Kota Makassar, Selasa (9/6/2026). Pada kesempatan tersebut, Munafri mengingatkan juri dan wasit untuk menjunjung tinggi integritas serta sportivitas demi menjaga kepercayaan dan semangat bertanding para atlet pelajar. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengingatkan para juri dan wasit untuk menjunjung tinggi integritas dalam pelaksanaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Gala Siswa Indonesia (GSI) Tahun 2026.

Pesan tersebut disampaikan Munafri saat membuka ajang olahraga pelajar tingkat Kota Makassar di Tribun  Lapangan Karebosi, Jl Jenderal Ahmad Yani, Selasa (9/6/2026).

Kata Munafri, juri dan wasit yang adil menjadi faktor penting dalam menjaga semangat bertanding para peserta.

Munafri menegaskan, anak-anak harus mendapatkan kepercayaan bahwa pertandingan berlangsung secara jujur dan profesional.

"Kepada seluruh juri dan wasit, tolong berbuatlah seadil-adilnya dan yang paling penting adalah memberikan kepercayaan kepada anak-anak kita bahwa mereka punya wasit dan juri yang kapabel dan penuh integritas," tegas Munafri.

Ia menilai keputusan yang tidak adil dapat berdampak pada mental dan motivasi atlet muda.

Baca juga: Siswi RHIS Raih Dua Medali, Selamatkan Wajah Sulsel di O2SN

Munafri mengatakan sumpah dan janji yang telah diucapkan atlet maupun wasit tidak boleh sekadar menjadi formalitas seremonial.

Selain kepada juri dan wasit, Munafri juga mengingatkan para atlet untuk mengedepankan nilai sportivitas selama bertanding.

Ia menilai olahraga merupakan sarana pembentukan karakter yang akan berguna bagi masa depan peserta didik.

"Pertandingan ini melatih kita untuk bagaimana meningkatkan jiwa sportivitas itu. Karena dengan orang-orang yang sportif ini merupakan modal yang sangat besar untuk menjadi orang yang hebat ke depannya," katanya.

Munafri menegaskan, kemenangan bukan satu-satunya tujuan yang harus dikejar oleh peserta.

Menurutnya, proses latihan, kerja keras, dan pengalaman bertanding merupakan bekal penting dalam membangun prestasi.

Ia berharap dari ajang tersebut lahir atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kota Makassar di tingkat yang lebih tinggi.

Pemerintah Kota Makassar, lanjut Munafri, juga menyiapkan dukungan bagi atlet berprestasi melalui program beasiswa.

"Nantinya akan mendapatkan beasiswa prestasi dari Pemerintah Kota Makassar dan akan dipersiapkan untuk mewakili Kota Makassar pada ajang tingkat provinsi hingga nasional," katanya.

Dalam kesempatan itu, Munafri turut mengingatkan para orang tua agar tidak mencampuri jalannya pertandingan.

Ia meminta dukungan diberikan dalam bentuk motivasi tanpa memengaruhi keputusan wasit.

"Bahwa memberikan semangat dan support silakan, tapi tolong jangan mencoba untuk mempengaruhi keputusan yang sudah diputuskan oleh wasit," tegasnya.

Hal serupa juga disampaikan kepada para guru pendamping agar tetap menghormati aturan yang berlaku selama pertandingan berlangsung.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achi Soleman, mengatakan O2SN dan GSI menjadi wadah pengembangan bakat serta penjaringan atlet muda berbakat.

Menurutnya, kegiatan tersebut bertujuan mengembangkan minat dan potensi peserta didik di bidang olahraga sekaligus membentuk karakter yang sportif, disiplin, jujur, tangguh, dan berintegritas.

O2SN tahun ini diikuti 119 siswa jenjang SD dan 206 siswa jenjang SMP dari berbagai cabang olahraga.

O2SN 2026 mempertandingkan lima cabang olahraga pada jenjang SD, yakni pencak silat yang diikuti 22 peserta, renang 23 peserta, bulu tangkis 27 peserta, kids athletics 28 peserta, dan senam 19 peserta. 

Sementara pada jenjang SMP, cabang yang dipertandingkan meliputi pencak silat dengan 51 peserta, renang 43 peserta, bulu tangkis 54 peserta, atletik 46 peserta, serta panjat tebing 12 peserta. 

Selain itu, Gala Siswa Indonesia (GSI) jenjang SMP diikuti 18 tim yang terdiri dari 13 tim putra dan lima tim putri yang akan bersaing pada cabang sepak bola.

Kegiatan berlangsung pada 10 hingga 15 Juni 2026 di sejumlah lokasi.

Antara lain Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Universitas Negeri Makassar, lintasan panjat tebing Hertasning, dan GOR Sudiang.

Achi berharap seluruh peserta mengikuti kompetisi dengan menjunjung tinggi sportivitas, fair play, persahabatan, dan rasa saling menghormati demi melahirkan atlet-atlet muda berprestasi dari Kota Makassar. (*)