Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Waspada! Hujan Disertai Angin Kencang Terjadi di Sulsel 3 Hari Ke Depan

Berdasarkan prakiraan BMKG, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi di Bone, Bulukumba, Kepulauan Selayar, dan Sinjai.

Tayang:
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Alfian
Tribun-timur.com/Faqih Imtiyaaz
CUACA SULSEL - Terik matahari di langit Kota Makassar saat dipotret dari Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar pada Selasa (9/6/2026). Peringatan dini cuaca buruk dikeluaran BMKG selama tiga hari Rabu - Jumat (10-12/6/2026). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Di tengah terik matahari di langit Kota Makassar, cuaca ekstrem ternyata masih mengintai.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di sejumlah wilayah di Sulawesi Selatan (Sulsel) dalam tiga hari ke depan.

Potensi hujan intensitas sedang hingga sangat lebat berpotensi mengguyur sejumlah wilayah.

Bahkan potensi disertai petir dan angin kencang.

Berdasarkan prakiraan BMKG, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi di Kabupaten Bone, Bulukumba, Kepulauan Selayar, dan Sinjai pada Rabu (10/6/2026).

Keesokan harinya pada Kamis (11/6), wilayah yang berpotensi diguyur hujan semakin meluas. 

Baca juga: Hujan Turun 2 Jam, Air Rendam Jalan Sinjai sampai Lutut orang Dewasa

Hujan sedang hingga lebat diperkirakan terjadi di Bone, Bulukumba, Gowa, Kepulauan Selayar, Luwu Timur, Makassar.

Kemudian Maros, Palopo, Parepare, Sidenreng Rappang (Sidrap), Sinjai, Takalar, dan Wajo.

Khusus Kabupaten Enrekang, Luwu, Luwu Utara, dan Pinrang berpotensi hujan sangat lebat.

Sementara pada Jumat (12/6), berpotensi hujan sedang hingga lebat di Bone, Luwu Timur, Palopo, Sidrap, Sinjai, Tana Toraja, Toraja Utara, dan Wajo.

Sedangkan hujan sangat lebat meliputi Kabupaten Luwu, Luwu Utara, dan Pinrang.

Kepala BMKG Sulawesi Selatan, Nasrol Adil mengatakan kondisi atmosfer masih mendukung terbentuknya awan hujan.

"Walaupun beberapa wilayah sudah memasuki musim kemarau, hujan dengan intensitas ringan hingga sangat lebat masih teramati di sejumlah daerah di Sulawesi Selatan. Kondisi ini dipengaruhi dinamika atmosfer yang masih mendukung pertumbuhan awan hujan," kata Nasrol dalam keterangannya pada Selasa (9/6/2026).

BMKG juga mengingatkan adanya potensi angin kencang di wilayah selatan dengan kecepatan mencapai lebih dari 25 knot.

Kondisi ini perlu menjadi perhatian khusus bagi nelayan.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved