Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

SPMB 2026

Pendaftaran Akun SPMB 2026 Makassar Dibuka, Siapkan Dokumen dari Sekarang

Achi Soleman, mengatakan seluruh proses penerimaan murid baru tahun ini kembali dilaksanakan secara daring melalui laman resmi SPMB Kota Makassar.

Tayang:
Penulis: Siti Aminah | Editor: Saldy Irawan
Tribun-timur.com/Siti Aminah
SPMB 2026 - Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar Achi Soleman diwawancara di Kantor Dinas Pendidikan Kota Makassar Jl Ap Pettarani, Sabtu (16/5/2025). Achi menjelaskan terkait SPMB 2026. (Dok Tribun Timur) 

TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR - Calon siswa baru sudah bisa melakukan pendaftaran akun Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 mulai Senin (8/6/2026).

Pendaftaran akun menjadi tahapan awal yang wajib dilakukan oleh calon peserta didik sebelum mengikuti proses seleksi masuk jenjang PAUD, SD, maupun SMP.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achi Soleman, mengatakan seluruh proses penerimaan murid baru tahun ini kembali dilaksanakan secara daring melalui laman resmi SPMB Kota Makassar.

"Seluruh proses pendaftaran tahun ini kembali dilakukan secara daring melalui laman spmb.makassarkota.go.id," ujar Achi, Minggu (7/6/2026).

Adapun, masa pendaftaran akun berlangsung selama enam hari, yakni mulai 8 hingga 13 Juni 2026.

Karena itu, orang tua maupun wali murid diimbau segera membuat akun dan menyiapkan seluruh dokumen yang diperlukan agar tidak mengalami kendala saat tahapan pendaftaran jalur penerimaan dibuka.

Achi menjelaskan, langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengakses laman SPMB Kota Makassar.

Setelah itu, calon peserta didik atau orang tua dapat melakukan registrasi akun dengan mengisi data yang diminta oleh sistem.

Bagi calon peserta didik yang telah memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), sistem memungkinkan pengguna melakukan pengecekan data terlebih dahulu sebelum melanjutkan proses pendaftaran.

"Apabila telah memiliki NISN, dapat melakukan cek data siswa terlebih dahulu," katanya.

Sementara itu, bagi calon peserta didik yang belum memiliki NISN, orang tua dapat langsung mengisi biodata yang diperlukan sesuai jenjang pendidikan yang dituju.

"Jika belum ada, dapat langsung mengisi data yang diperlukan, seperti asal sekolah TK apabila ingin mendaftarkan pada jenjang SD. Jika mendaftar jenjang TK, dapat langsung mengisi biodata diri," jelas Achi.

Ia menekankan pentingnya ketelitian dalam mengisi data.

Kesalahan pengisian biodata maupun dokumen pendukung berpotensi menghambat proses seleksi pada tahapan berikutnya.

"Jika telah memiliki NISN, silakan cek data siswa terlebih dahulu. Jika belum, isi langsung biodata diri," tambahnya.

Setelah masa pendaftaran akun berakhir, tahapan berikutnya adalah pendaftaran Jalur Non Domisili yang dijadwalkan berlangsung pada 15 hingga 17 Juni 2026.

Hasil seleksi jalur tersebut akan diumumkan pada 18 Juni 2026.

Peserta yang dinyatakan lolos melalui Jalur Non Domisili wajib mengikuti proses pendaftaran ulang, verifikasi, dan validasi pada 19 sampai 21 Juni 2026.

Selanjutnya, pendaftaran Jalur Domisili akan dibuka pada 22 hingga 26 Juni 2026.

Hasil seleksi diumumkan pada 27 Juni 2026, kemudian dilanjutkan dengan pendaftaran ulang, verifikasi, dan validasi pada 28 hingga 30 Juni 2026.

Pada pelaksanaan SPMB 2026, terdapat sejumlah jalur penerimaan yang dapat dipilih sesuai jenjang pendidikan.

Untuk PAUD tersedia jalur domisili dan afirmasi.

Jenjang SD membuka jalur domisili, afirmasi, dan mutasi. Sedangkan jenjang SMP menyediakan jalur domisili, afirmasi, mutasi, dan prestasi.

Jalur domisili menjadi jalur utama yang memprioritaskan calon murid berdasarkan kedekatan tempat tinggal dengan sekolah tujuan.

Sementara jalur prestasi diperuntukkan bagi siswa yang memiliki capaian akademik maupun non-akademik.

Adapun jalur afirmasi ditujukan bagi calon murid dari keluarga kurang mampu dan penyandang disabilitas.

Sedangkan jalur mutasi diperuntukkan bagi anak dari orang tua atau wali yang berpindah tugas karena pekerjaan.

Selain membuka layanan pendaftaran, Dinas Pendidikan Kota Makassar juga mengajak masyarakat ikut mengawasi pelaksanaan SPMB agar berjalan transparan dan bebas dari praktik kecurangan.

Masyarakat yang menemukan dugaan pungutan liar, praktik titip-menitip, manipulasi data, maupun pelanggaran lainnya dapat menyampaikan laporan melalui aplikasi LONTARA+ pada menu Aduan Masyarakat.

Achi berharap seluruh orang tua memanfaatkan masa pendaftaran akun dengan baik agar proses penerimaan murid baru Tahun Ajaran 2026/2027 dapat berlangsung lancar, transparan, dan memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh anak untuk memperoleh layanan pendidikan yang berkualitas. (*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved