Khawatir Rupiah Makin Anjlok, Warga Makassar Alihkan Tabungan ke Dolar USD
Ardi Dahlan (35) bertransaksi pembelian dolar Amerika Serikat (AS) di loket money changer PT Haji La Tunrung
Penulis: Rudi Salam | Editor: Ari Maryadi
Ringkasan Berita:
- Ardi Dahlan (35) bertransaksi pembelian dolar Amerika Serikat (AS) di loket money changer PT Haji La Tunrung
- Ia memutuskan berinvestasi dollar demi mengamankan aset di tengah tren penguatan dolar yang masih berlanjut
- Dalam transaksi tersebut, Ardi menukarkan uang sekitar Rp36 juta lebih atau setara dengan 2.026 dolar AS
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) mulai mendorong sebagian masyarakat untuk mengalihkan asetnya ke mata uang asing.
Di tengah kekhawatiran kurs dolar yang terus menguat, sejumlah warga memilih menukarkan rupiah mereka sebagai langkah antisipasi sekaligus instrumen investasi.
Seperti yang dilakukan Ardi Dahlan (35) warga Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Ia melakukan transaksi pembelian dolar Amerika Serikat (AS) di loket money changer PT Haji La Tunrung, Jalan Martadinata, Kecamatan Wajo, Makassar, Selasa (2/6/2026)
Pantauan Tribun-Timur.com, Ardi datang dengan setelan baju cokelat lengkap dengan topi hitam.
Petugas yang berjaga tampak terlihat menghitung lembaran dolar yang akan diserahkan Ardi.
Ardi mengaku sengaja mendatangi money changer PT Haji La Tunrung untuk menukarkan uang rupiahnya ke dolar AS.
Menurut Ardi, keputusan tersebut diambil bukan hanya untuk kebutuhan pribadi.
Tetapi juga sebagai bentuk investasi dan langkah pengamanan aset di tengah tren penguatan dolar yang masih berlanjut.
“Pertama untuk investasi. Yang kedua juga untuk dipakai karena khawatirnya nanti (kurs dolar) bisa tembus ke Rp20.000. Jadi saya amankan memang dolarnya,” kata Ardi saat ditemui Tribun-Timur.com.
Dalam transaksi tersebut, Ardi menukarkan uang sekitar Rp36 juta lebih atau setara dengan 2.026 dolar AS.
Dana tersebut sengaja dialihkan ke mata uang asing untuk disimpan dalam jangka waktu tertentu sebagai cadangan keuangan.
Pria berusia 35 tahun itu mengaku rutin memantau perkembangan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.
Kenaikan kurs yang terjadi belakangan ini membuatnya memilih membeli dolar lebih awal sebagai langkah antisipasi apabila nilainya terus meningkat.
Selain untuk investasi, dolar yang dimilikinya juga dapat digunakan sewaktu-waktu ketika melakukan perjalanan ke luar negeri.
Karena itu, ia menilai menyimpan sebagian aset dalam mata uang asing menjadi pilihan yang lebih aman dibandingkan seluruhnya disimpan dalam rupiah.
Sebagai warga yang kerap bepergian ke luar negeri, Ardi mengaku cukup khawatir dengan kondisi rupiah yang terus melemah.
Menurutnya, pelemahan mata uang domestik tidak hanya berdampak pada biaya perjalanan internasional, tetapi juga dapat memengaruhi harga berbagai kebutuhan masyarakat.
Ia menilai dampak terbesar akan dirasakan pada barang-barang yang masih bergantung pada impor atau bahan baku dari luar negeri.
Jika rupiah terus tertekan, maka harga barang berpotensi mengalami kenaikan yang pada akhirnya membebani masyarakat.
“Kita khawatir juga kalau rupiah semakin melemah, nanti harga-harga semakin mahal. Apalagi kan banyak impor barang dari luar. Itu sih kekhawatirannya, takutnya berdampak langsung terhadap ekonomi kita,” kata Ardi.
Sebelumnya, Public Relation PT Haji La Tunrung AMC, Hawa Hardiyanti, mengatakan belum ada lonjakan permintaan maupun perubahan signifikan dalam pola transaksi nasabah selama beberapa pekan terakhir.
“Kalau kita lihat dari beberapa pekan terakhir ini sebetulnya normal-normal saja. Kebanyakan nasabah setiap hari memantau kurs sesuai kebutuhan mereka, baik untuk liburan, maupun keperluan lainnya,” kata Hawa, saat ditemui Tribun-Timur.com.
Menurutnya, nasabah cenderung mengikuti perkembangan kurs sebelum memutuskan melakukan transaksi.
Namun, kondisi pelemahan rupiah saat ini belum memicu peningkatan permintaan penukaran valuta asing secara berarti.
| Munafri Ingatkan Pancasila Jangan Hanya Jadi Pajangan di Dinding |
|
|---|
| Tim PKM Sosiologi UNM Edukasi Kespro dan Literasi Digital di SMPN 13 Makassar |
|
|---|
| Pegadaian Kanwil VI Sulselbarra Maluku Hadirkan Berkah Idul Adha Lewat Program Sedekah Hewani |
|
|---|
| SD Islam Athirah 2 Bukit Baruga Wakili Sulsel ke Final Nasional DANCOW Indonesia Cerdas |
|
|---|
| Polda Sulsel Tetapkan 7 Tersangka Penyalahgunaan BBM Subsidi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260602-Ardi-Dahlan-35.jpg)