TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Camat Ujung Pandang Nanin Sudiar didampingi Kasi Kebersihan Kecamatan Ujung Pandang bersama para lurah dan pengawas kebersihan menggelar rapat koordinasi terkait pengelolaan serta pemilahan sampah di wilayah Kecamatan Ujung Pandang.
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Ujung Pandang, Jalan Samiun, Senin (20/4/2026).
Dalam kesempatan itu, turut diundang pihak hotel, pelaku usaha restoran, MBG, kafe, warung makan, hingga seluruh rumah makan yang beroperasi di wilayah Kecamatan Ujung Pandang.
Rapat koordinasi digelar untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Dalam arahannya, Nanin Sudiar menegaskan pentingnya kesadaran bersama untuk menerapkan pemilahan sampah sejak dari sumbernya.
Menurutnya, sampah organik dan nonorganik harus dipisahkan sejak awal agar memudahkan proses pengelolaan lanjutan serta mengurangi beban sampah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
“Persoalan sampah adalah tanggung jawab bersama. Jika pemilahan dilakukan dari awal, maka pengelolaan akan jauh lebih efektif dan lingkungan tetap terjaga,” ujar Nanin Sudiar.
Ia juga meminta seluruh pelaku usaha menyediakan tempat sampah terpisah di lokasi usahanya masing-masing.
Selain itu, kebersihan area usaha harus dijaga secara rutin agar menciptakan suasana yang nyaman bagi pelanggan maupun masyarakat sekitar.
“Hotel, restoran, kafe, dan rumah makan merupakan wajah kota. Karena itu, kebersihan tempat usaha harus menjadi perhatian utama,” katanya.
Nanin juga mengajak para pelaku usaha terus mendukung program pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.
“Sinergi antara kecamatan, kelurahan, dan dunia usaha menjadi kunci kebersihan tujuan kita,” ucapnya.
Dengan kerja sama seluruh pihak, Kecamatan Ujung Pandang ditargetkan menjadi wilayah pelopor tata kelola kebersihan yang baik di Kota Makassar.(*)