Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Suami di Makassar Tebas Istri dan Bunuh Sepupu

Seorang pria di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, berinisial SF ditangkap polisi usai

Tayang:
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Edi Sumardi
Tribun-timur.com/DOK POLSEK BIRINGKANAYA
DITANGKAP POLISI - SF saat ditangkap polisi Biringkanaya, Makassar, Sulsel, Ahad atau Minggu (12/4/2026) malam. Ia menebas istri dan sepupu karena mabuk. 

MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM - Seorang pria di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, berinisial SF ditangkap polisi usai menebas istri dan sepupunya.

Peristiwa itu terjadi di Jl Bontomanai, Kelurahan Bulurokeng, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Sulsel, Ahad atau Minggu (12/4/2026) malam.

Kapolsek Biringkanaya AKP Andik Wahyu Cahyono mengonfirmasi kejadian itu.

Andik Wahyu menjelaskan, kejadian bermula saat SF tiba di rumah dalam kondisi mabuk.

Setibanya di rumah, SF terlibat cekcok dengan istrinya berinisial MR.

"Menurut pengakuan tetangganya pelaku minta uang kepada istrinya, Namun tidak dikasih sehingga terjadi pertengkaran di dalam rumah," ujar Andik Wahyu kepada Tribun-Timur.com, Senin (13/4/2026) pagi.

Selang beberapa saat, tetangga mendengar MR berteriak meminta tolong.

"Pelaku pun memarangi punggung belakang istrinya sehingga mengalami luka robek," ujarnya.

Adik pelaku, inisial RM dan sepupunya berinisial RF pun tiba, untuk menenangkan SF yang gelap mata.

RF, kata Andik Wahyu menenangkan sembari meminta SF agar menyimpan parangnya lebih dahulu.

Bukannya tenang dan menyimpan parangnya, SF justru kian beringas.

"SF menolak dan mengatakan bahwa, 'Kamu tidak usah ikut campur nanti kamu saya parangi-ko juga'," ucap Andik Wahyu menirukan perkataan SF.

"Setelah itu saudara RF mengatakan parangimi kalo mau, dan spontan pelaku langsung memarangi leher saudara RF sehingga terjatuh," lanjutnya.

Melihat RF terjatuh bersimbah darah terkena sabetan parang di leher, SF pun kabur.

Sementara itu, RM langsung melarikan RF ke RS Sayang Rakyat untuk mendapat pertolongan medis.

Namun nahas, luka yang diderita RF membuat nyawanya tidak dapat diselamatkan lagi.

Tim Reskrim Polsek Biringkanaya yang mendapat laporan kejadian itu, pun mendatangi lokasi.

Disusul Tim Jatanras Polrestabes Makassar.

Dari serangkaian penyelidikan tim gabungan Polsek Biringkanaya dan Jatanras Polrestabes Makassar, keberadaan pelaku terendus.

SF berhasil ditangkap tanpa perlawanan dan kini menjalani pemeriksaan di Polsek Biringkanaya.

"Tidak sampai 1x24 jam ditangkap," ujar Andik Wahyu.

Untuk motif sementara kata Wahyu, pelaku diduga gelap mata karena dalam kondisi mabuk.

"Pulang minum jadi mabuk, lalu pulang minta uang ke istri. Dilerai sama sepupunya malah ditebas lehernya dan MD (meninggal dunia)," tuturnya.(*)

 

 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved