Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

‎14 Lapak PKL di Racing Center Makassar Dibongkar Mandiri Usai Pendekatan Persuasif

‎Lurah Karampuang, Jumiati, mengatakan penertiban dilakukan secara sukarela oleh pedagang setelah dilakukan pendekatan persuasif.

Tayang:
Penulis: Makmur | Editor: Saldy Irawan
Tribun-timur.com/Makmur
KEGIATAN RT/RW - Lurah Karampuang Jumiati bersama jajaran RT/RW memantau aktivitas para pedagang membongkar lapaknya secara mandiri di Jalan Racing Center, Karampuang, Rabu (1/4/2026). Pembongkaran lapak secara mandiri dilakukan setelah adanya upaya pendekatan persuasif oleh pihak kelurahan.    

‎TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sebanyak 14 lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jalan Racing Center, Kelurahan Karampuang, Kecamatan Panakkukang, dibongkar secara mandiri oleh para pedagang, Rabu (1/4/2026).

‎Lurah Karampuang, Jumiati, mengatakan penertiban dilakukan secara sukarela oleh pedagang setelah dilakukan pendekatan persuasif. 

‎“Iya, dibongkar secara mandiri. Tadi mulai jam 8 sampai jam 11. Ada 14 lapak di Racing Center,” ujarnya.

‎Adapun jenis usaha yang ditertibkan cukup beragam, mulai dari penjual kepiting, es buah, hingga jasa cuci motor yang selama ini beraktivitas di sepanjang kawasan tersebut.

‎Sosialisasi penertiban melibatkan unsur pemerintah kelurahan bersama Ketua LPM, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta RT/RW.

‎Mereka memberikan pemahaman kepada para pedagang terkait larangan berjualan di atas trotoar dan drainase, yang selama ini menghambat proses pembersihan saluran air.

‎“Selama kurang lebih dua bulan kami lakukan pendekatan. Awalnya memang ada yang tidak mau dipindahkan, tapi akhirnya mereka bersedia membongkar sendiri,” jelasnya.

‎Ia menegaskan, pembongkaran berlangsung tanpa adanya perlawanan dari para pedagang. Bahkan, beberapa pemilik lapak turut membantu membongkar lapak lainnya.

‎“Tidak ada riak perlawanan. Malah ada yang membantu bongkar lapak lain juga,” tambahnya.

‎Jumiati mengaku bersyukur karena para pedagang akhirnya mengindahkan aturan pemerintah, mengingat sebagian dari mereka telah berjualan di lokasi tersebut selama puluhan tahun.

‎“Sudah berpuluh-puluh tahun mereka di situ. Tapi alhamdulillah akhirnya mau juga membongkar secara mandiri,” katanya.

‎Ia juga menilai penertiban ini akan memberikan dampak positif terhadap kebersihan dan estetika kawasan, terutama karena lokasi tersebut berada di jalan poros yang cukup ramai.

‎“Kalau bersih kan lebih bagus dilihat, apalagi ini jalan poros,” ujarnya.

‎Jumiati menambahkan, para pedagang yang ditertibkan mayoritas bukan merupakan warga Kelurahan Karampuang, melainkan berasal dari wilayah lain di Kota Makassar.

‎Ke depan, penertiban serupa akan kembali dilakukan di sejumlah titik lain, termasuk di sekitar area samping gedung PGI yang masih berada di Jalan Racing Center.

‎Di lokasi tersebut, terdapat sekitar lima lapak permanen berukuran besar yang juga telah diberikan teguran kedua. 

‎“Mohon kerjasamanya agar bisa dilakukan pengosongan secara mandiri,” ucapnya.

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved