Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pelaut Sulsel Hilang di Selat Hormuz

Chief Engineer Asal Luwu Masih Hilang

Sirajuddin merupakan warga Desa Temboe, Kecamatan Larompong Selatan, Kabupaten Luwu.

Tayang:
Editor: Ansar
Tribun-timur.com
ABK MUSAFFAH 2 - Kolase foto kenangan Sirajuddin, ABK kapal Musaffah 2, dan istrinya Sri Dwi Aisyah. Sirajuddin hilang usai kapal Musaffah 2 kecelakaan di Selat Hormuz, perairan antara Uni Emirat Arab (UEA) dan Oman, pada Jumat (6/3/2026). Korban merupakan warga asal Luwu, Sulsel. 

Setiap kali pulang cuti dari berlayar, ia kerap bermain di lapangan yang berada tepat di depan rumahnya di Desa Temboe.

“Dia hobi main bola di lapangan depan rumah. Kalau pulang berlayar pasti ikut main,” kata Arif.

Keluarga berharap perusahaan dan otoritas terkait terus melakukan pencarian terhadap Sirajuddin.

“Kami menunggu informasi dari perusahaan dan teman-teman pelaut di sana. Keluarga berharap pencarian tetap diutamakan dan ada informasi detail dari kantor tentang keadaan di sana,” katanya.

Sementara itu, istri Sirajuddin, Sri Dewi Aisyah, berusaha menahan tangis saat ditemui di rumahnya.

Sri mengenang suaminya sebagai sosok ayah penyayang dan menjadi tulang punggung keluarga, terutama bagi dua putrinya, Najwa Ajlea dan Azkaira Nur Malaika.

Menurutnya, suaminya seharusnya tidak lama lagi pulang setelah menyelesaikan kontrak kerja di perusahaan.

Terakhir kali Sirajuddin pulang ke kampung halaman pada Agustus 2025. “Setelah anak besar, dia selalu tanya kapan liburan, berapa hari. Karena dia ingin kumpul,” ujarnya lirih.

Ia mengingat kebiasaan suaminya yang sering melakukan panggilan video dengan anak bungsunya yang masih duduk di taman kanak-kanak.

“Dia selalu video call sama anaknya yang bungsu. Terakhir hari Kamis lalu telepon. Dia titip pesan, ‘Nak, kalau mama salat ikut juga salat’,” katanya.

Sejak hilang kontak, anak keduanya kerap menanyakan keberadaan sang ayah.

“Dia selalu tanya, ‘Ma, kenapa Papa tidak menelepon lagi?’,” katanya.

Kabar kepastian juga ditunggu anak pertamanya, Najwa Ajlea.

Menurut Sri, putrinya itu terus berdoa agar sang ayah segera kembali dalam keadaan selamat.

“Dia selalu salat dan kirim doa supaya papanya cepat pulang. Dia masih percaya papanya selamat dan sehat,” ujarnya.

Sri berharap otoritas KBRI turut membantu dan tidak menyerah dalam upaya pencarian suaminya yang hilang setelah insiden tersebut.(uki)

 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved