Cuaca Mulai Normal, Banjir di Manggala Masih Bertahan
Cuaca Makassar mulai normal, namun banjir di Kecamatan Manggala masih setinggi 1 meter.
Penulis: Siti Aminah | Editor: Kiki Content Writer
Selain faktor keamanan, keterbatasan akses dan kondisi rumah yang belum memungkinkan untuk ditempati menjadi alasan utama warga tetap bertahan di pengungsian.
Berdasarkan catatan BPBD, Selasa (25/2/2026) pukul 21.30 Wita tercatat sebanyak 878 jiwa dari 239 kepala keluarga (KK) masih bertahan di sejumlah lokasi pengungsian.
Para pengungsi tersebut tersebar di 15 titik pengungsian yang berada di empat kelurahan pada dua kecamatan di wilayah Kota Makassar.
Kecamatan Biringkanaya menjadi wilayah dengan jumlah titik pengungsian terbanyak.
Di wilayah ini, pengungsi tersebar di sembilan lokasi, di antaranya SD Paccerakkang di Kelurahan Katimbang yang menampung 64 KK atau 236 jiwa, serta Masjid Nurul Ikhlas Kodam III di Kelurahan Paccerakkang dengan 30 KK atau 87 jiwa.
Selain itu, sejumlah masjid dan rumah warga di Kelurahan Paccerakkang juga difungsikan sebagai tempat pengungsian sementara.
Sementara itu, Kecamatan Manggala mencatat enam titik pengungsian yang tersebar di Kelurahan Manggala dan Batua.
Lokasi dengan jumlah pengungsi cukup besar antara lain Masjid Jabal Nur yang menampung 29 KK atau 89 jiwa serta Masjid Al Kautsar di Kelurahan Batua dengan 17 KK atau 80 jiwa.
Selain masjid, fasilitas sosial seperti Posyandu Anyelir turut dimanfaatkan sebagai tempat berlindung bagi warga terdampak.
“Pendataan masih bersifat dinamis dan akan terus diperbarui sesuai perkembangan di lapangan,” kata Fadli.
Pemkot Makassar Kaji Tanggul dan Kolam Retensi untuk Atasi Banjir Antang
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menyampaikan, selain normalisasi drainase, Pemkot Makassar juga mempertimbangkan pembangunan tanggul sebagai solusi jangka panjang.
Rencana tersebut masih akan melalui kajian teknis dan perhitungan desain.
Munafri turut menyinggung peran Waduk Nipah-Nipah yang saat ini diperkirakan baru terisi sekitar 33 persen dari kapasitasnya.
Untuk mengoptimalkan pengendalian banjir, pemerintah membuka opsi penambahan kolam retensi.
| Warga Toraja Utara Diimbau Waspada, BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem Hingga 21 Mei |
|
|---|
| 11 Daerah di Sulsel Rawan Cuaca Ekstrem, Termasuk Bulukumba, Sinjai dan Bantaeng |
|
|---|
| Siaga Begal, Camat Manggala Awasi Pergerakan Orang Luar Masuk Makassar |
|
|---|
| Aldi Selamat Setelah 3 Jam Terombang-ambing di Teluk Bone |
|
|---|
| BPBD Sinjai Keluarkan Peringatan Dini Cuaca 10-12 Mei, Waspada Banjir dan Longsor |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Personel-BPBD-Makassar-saat-mengevakuasi-warga-banjir.jpg)