Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pemkot Makassar Disarankan Bangun Terminal Bongkar Muat Truk Ekspedisi

Penguasaha truk ekspedisi meminta ada win win solution yang ditawarkan Pemkot Makassar agar tak ada lagi pelanggaran.

Tayang:
Penulis: Siti Aminah | Editor: Alfian
Istimewa/Dishub Makassar
TRUK EKSPEDISI - Petugas Dinas Perhubungan Lota Makassar memberikan peringatan kepada pemilik truk ekspedisi di sepanjang Jl Teuku Umar Kecama Tallo, Makassar Sulawesi Selatan, Kamis (22/11/2026). Aktivitas bongkar muat di bahu maupun badan jalan melanggar aturan lalu lintas. 

Pertemuan digelar selama tiga hari berturut-turut di Kantor Dinas Perhubungan.

Namun hingga kini, hasilnya dinilai belum maksimal.

“Kami sudah undang semua, sudah kami sampaikan secara persuasif. Tapi belum ada perubahan. Makanya hari ini kami turun dengan penekanan, penegasan,” tegasnya.

Ke depan, jika masih ditemukan pelanggaran, pemerintah kota memastikan akan mengambil langkah tegas.

“Insyaallah, setelah mobil derek kami tersedia, kami akan lakukan penderekan. Tidak ada lagi toleransi bagi kendaraan yang parkir dan bongkar muat di bahu jalan, khususnya di wilayah utara. Aduan masyarakat sangat banyak,” ujarnya.

Pengusaha Ekspedisi Minta Disiapkan Terminal Bongkar Muat

Irwan mengungkap, para pengusaha ekspedisi meminta pemerintah kota menyiapkan lokasi khusus sebagai tempat parkir dan bongkar muat. 

Baginya, pembangunan terminal angkutan barang sangat memungkinkan, asalkan pemerintah kota menyiapkan lahannya.

Selanjutnya, usulan pengadaan terminal tersebut akan diajukan ke Kementerian Perhubungan. 

“Kalau lahannya ada, kami bisa mengusulkan ke kementerian untuk pembangunan terminal angkutan barang. Ini memang kebutuhan Kota Makassar,” jelasnya.

Salah satu lokasi yang dinilai paling memungkinkan berada di wilayah Kecamatan Biringkanaya. 

Meski cukup jauh dari kawasan utara kota, konsepnya adalah bongkar muat dilakukan di terminal, sementara distribusi ke dalam kota menggunakan kendaraan yang lebih kecil.

“Kalau truk besar masuk kota, dampaknya jelas. Macet, semrawut, dan rawan kecelakaan. Ini soal ketertiban dan keselamatan,” tambahnya.

Ke depan, Dishub akan menyusun master plan pembangunan terminal angkutan barang. 

Tahun ini, Dishub juga mempersiapkan regulasinya. 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved