Kepala Daerah dan Legislator di Deretan Dewan Penasehat BKPRMI Sulsel
Keterlibatan mereka diyakini mampu memperkuat posisi BKPRMI sebagai penggerak pembangunan keumatan berbasis masjid.
Penulis: Erlan Saputra | Editor: Alfian
Ringkasan Berita:
- Asri Said resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) BKPRMI Sulawesi Selatan periode 2025–2030.
- Dalam jajaran dewan penasehat BKPRMI Sulsel 2025-2030 ada anggota DPR RI, bupati dan akademisi.
TRIBUN TIMUR, MAKASSAR - Inilah deretan tokoh politik masuk barisan Dewan Penasihat BKPRMI Sulawesi Selatan (Sulsel) periode 2025–2030.
Para tokoh tersebut datang dari beragam partai politik, baik anggota DPR RI maupun DPRD, serta akademisi.
Keterlibatan mereka diyakini mampu memperkuat posisi BKPRMI sebagai penggerak pembangunan keumatan berbasis masjid.
Posisi Ketua Dewan Penasihat BKPRMI Sulsel dijabat Prof Dr Arifuddin Ahmad.
Prof Dr Arifuddin adalah Guru Besar UIN Alauddin Makassar.
Selain unsur akademisi, struktur Dewan Penasihat juga diisi sejumlah politisi nasional yang saat ini aktif sebagai legislator.
Tokoh-tokoh yang masuk jajaran Dewan Penasihat antara lain Wakil Ketua DPD RI Tamsil Linrung.
Anggota DPR RI Fraksi Nasdem Rudianto Lallo.
Baca juga: Kiprah BKPRMI Bantu Korban Banjir dan Longsor di Sumatera-Aceh
Anggota DPR RI Meity Rahmatia dari Fraksi PKS dan Anggota DPR RI Fraksi Gerindra Andi Amar Ma’ruf Sulaiman.
Dari unsur partai politik tingkat daerah, tercatat Rusdi Masse selaku Ketua Partai NasDem Sulsel.
Selanjutnya Sekretaris PAN Sulsel Chaidir Syam, dan Sekretaris Gerindra Sulsel Darmawangsyah Muin.
Sementara dari jajaran pimpinan legislatif daerah hadir Sufriadi Arif selaku Wakil Ketua DPRD Sulsel (PPP).
Rahman Pina Wakil Ketua DPRD Sulsel (Golkar).
Wakil Ketua DPRD Sulsel (PKB) Fauzi Andi Wawo dan Wakil Ketua DPRD Sulsel Yasir Machmud (Gerindra).
Jajaran Dewan Penasihat juga diperkuat oleh tokoh perempuan dan politisi daerah, seperti Andi Rahmatika Dewi Yustitia.
Andi Rahmatika adalah Ketua Ketua NasDem Makassar.
Ia juga merupakan Ketua Partai Nasdem Makassar.
Lalu Ketua Gerindra Jeneponto Vonny Ameliani Suardi, serta politisi PDI Perjuangan Fadli Ananda.
Selain itu, unsur akademisi turut diwakili Prof Dr H Munawir Kamaluddin.
Prof Munawir adalah Guru Besar UIN Alauddin Makassar.
Masuknya deretan tokoh lintas partai ini menegaskan posisi BKPRMI Sulsel sebagai ruang konsolidasi keumatan yang inklusif.
Diharapkan, sinergi antara kekuatan politik, akademisi, dan tokoh masyarakat dapat mendorong penguatan fungsi masjid sebagai pusat ibadah, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi umat.
Asri Said Nakhodai BKPRMI Sulsel
Ia merupakan alumni Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin (FT Unhas) angkatan 1998.
Asri Said resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) BKPRMI Sulawesi Selatan periode 2025–2030.
Pelantikan dilakukan langsung Ketua Umum DPP BKPRMI Nanang Mubarok pada Rabu (31/12/2025) di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel.
Pelantikan tersebut dirangkaikan dengan pengukuhan Pengurus Wilayah Keluarga Besar (KB) BKPRMI Sulsel oleh Ketua Pengurus Pusat KB BKPRMI, Said Aldi Al Idrus.
Dihadiri Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, Sekretaris Jenderal DPP BKPRMI Jailani Dalimunthe.
Lalu Sekretaris MPP BKPRMI Ahmad Rizqon, Ketua KNPI Sulsel Vonny Ameliani, hingga Dewan Penasihat Iqbal Parewangi.
Tercatat ada 178 masuk struktur DPW BKPRMI Sulsel periode 2025–2030.
Pelantikan tersebut menjadi awal konsolidasi organisasi dalam memperkuat peran pemuda remaja masjid di Sulsel.
Andi Sudirman Sulaiman menilai pemuda remaja masjid berperan penting dalam pembangunan Sulawesi Selatan.
Menurutnya, masjid tidak hanya berfungsi sebagai pusat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan karakter generasi muda.
“Pemuda remaja masjid memiliki peran strategis dalam membangun karakter generasi yang religius, berintegritas, dan peduli sosial,” kata Andi Sudirman.
Ia mengaku Pemprov Sulsel siap bersinergi dengan BKPRMI dalam mewujudkan pembangunan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas
Program kerja DPW BKPRMI Sulsel ke depan menitikberatkan pada penguatan dakwah pemuda remaja masjid dan pendidikan Al-Qur’an.
Penguatan ekonomi umat dan perhatian terhadap isu kesehatan menjadi bagian dari agenda strategis organisasi.
Selain itu, BKPRMI Sulsel mengambil peran aktif dalam respons kebencanaan nasional dan isu kemanusiaan global, termasuk kepedulian terhadap Palestina.
Ketua Umum DPP BKPRMI Nanang Mubarok menegaskan BKPRMI harus terus hadir sebagai kekuatan dakwah pemuda yang adaptif dan solutif.
Ia mengapresiasi komitmen DPW BKPRMI Sulsel yang tidak hanya fokus pada penguatan organisasi, tetapi juga aktif dalam gerakan sosial dan kemanusiaan.
“BKPRMI harus menjadi motor penggerak dakwah pemuda yang moderat dan responsif terhadap persoalan umat,” kata dia.
Terlebih gerakan kemanusiaan yang dilakukan BKPRMI Sulsel menunjukkan bahwa masjid dan pemudanya hadir nyata untuk umat dan bangsa.
Sementara itu, Said Aldi Al Idrus menekankan peran strategis KB BKPRMI dalam menjaga nilai, sejarah, dan kesinambungan kaderisasi organisasi.
Ia menyebutkan KB BKPRMI sebagai perekat kekuatan lintas generasi dalam tubuh BKPRMI.
Keluarga Besar BKPRMI adalah penjaga nilai dan keteladanan.
“KB BKPRMI harus menjadi perekat kekuatan organisasi dan pendamping generasi muda agar estafet dakwah dan pengabdian BKPRMI terus berlanjut secara berkesinambungan,” ungkapnya.(*)
| HIPAPI Sulsel Rayakan Anniversary Pertama, Jadi Rumah Belajar MC Profesional |
|
|---|
| Kredit UMKM di Sulsel Melambat, Cuma Tumbuh 0,33 Persen per Maret 2026 |
|
|---|
| Sisihkan 91 Peserta, Syahrul Mubarak Service Advisor Terbaik Asmo Sulsel Raih Tiket Nasional |
|
|---|
| Keakraban Pangdam dan Kapolda Warnai HUT ke-69 Kodam XIV Hasanuddin |
|
|---|
| Rayakan HUT ke-5, Partai Prima Sulsel Bersiap Hadapi Verifikasi Pemilu 2029 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260105-BKPRMI-Sulsel.jpg)