Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pelecehan Seksual

Masih Ingat Aksi Saling Lapor Rektor UNM dan Dosen QDB? Kasus Masih Diselidiki

Kasus saling lapor Rektor UNM dan dosen QDB masih diselidiki. Polda Sulsel tunggu hasil pemeriksaan Komdigi.  

Tayang:
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Sukmawati Ibrahim
Muslimin Emba/Tribun Timur
AKSI SALING LAPOR - Dirkrimsus Polda Sulsel, Kombes Pol Dedi Supriyadi. Ia menjawab perkembangan kasus saling lapor dosen dan Rektor UNM saat ditemui di Gedung Bulog, Jl AP Pettarani, Makassar, Rabu (22/10/2025). 

Kasus ini mencuat setelah beredar tangkapan layar percakapan antara Prof Karta Jayadi dan QDB, Selasa (26/8/2025).

QDB melaporkan Karta Jayadi atas dugaan pelecehan seksual lewat Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Laporan itu masuk ke Subdit Cyber Ditreskrimsus Polda Sulsel pada 22 Agustus 2025.

Screenshot percakapan tersebar luas di Instagram.

“Ayoo plis,” tulis percakapan itu.

Lalu dibalas, “ih parno tuh Prof,” dengan emotikon tertawa.

Balasan disertai sapaan Prof itu diduga chat QDB.

“Hehehe hmmmm.” Lalu disusul balasan kedua, “Ayo goyang yuk,” yang diduga balasan Prof Karta Jayadi.

Karta Jayadi yang dikonfirmasi soal tangkapan layar itu tidak menampik.

Ia menekankan, percakapan tersebut tidak mengandung unsur pelecehan.

“Sepanjang kedua belah pihak lancar chat-chatannya dan tidak ada kata-kata protes dari salah satu pihak maka tidak ada unsur pelecehan,” ujar Prof Karta.

Terpisah, QDB juga tidak menampik tangkapan layar itu.

Ia menegaskan telah melampirkan 26 lembar screenshot percakapan dalam laporannya ke Polda Sulsel.

“Saya melaporkan dengan 26 bukti chat, PDF, lampiran, bukan cuma satu tapi banyak,” tegas QDB.

Percakapan yang diduga mengandung unsur sensual itu berlangsung sejak 2022 hingga 2024.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved