Pelecehan Seksual
Masih Ingat Aksi Saling Lapor Rektor UNM dan Dosen QDB? Kasus Masih Diselidiki
Kasus saling lapor Rektor UNM dan dosen QDB masih diselidiki. Polda Sulsel tunggu hasil pemeriksaan Komdigi.
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Sukmawati Ibrahim
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Masih ingat kasus saling lapor antara Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM) Prof Karta Jayadi dan dosennya QDB (51) di Polda Sulsel?
QDB melaporkan sang rektor atas dugaan pelecehan verbal lewat chat WhatsApp, Agustus lalu.
Sementara Karta Jayadi melaporkan QDB atas dugaan pencemaran nama baik dan pelanggaran Undang-Undang ITE.
Baca juga: Dosen UNM Polisikan Rektor UNM Gegara Pelecehan, Prof Karta Jayadi Bantah dan Layangkan Somasi
Bagaimana perkembangan kasus ini?
Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Sulsel, Kombes Pol Dedi Supriyadi, menyebut penyelidikan masih berjalan.
Saat ini sudah masuk tahap pemeriksaan saksi ahli, mulai dari ahli pidana, ahli bahasa, hingga Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).
“Kasus UNM masih penyelidikan. Kita kan, saksi ahlinya hukum pidana, ahli bahasa, dan Komdigi,” kata Dedi Supriyadi di Gedung Bulog, Jl AP Pettarani, Makassar, Rabu (22/10/2025).
Ia mengaku telah menyurat ke Komdigi untuk meminta kesediaan memberikan keterangan, namun belum mendapat jadwal pasti.
“Komdigi ini pelat merah, Kementerian, jadi kita masih meminta waktu,” terang Dedi.
“Kemarin memang sudah ada janjian, setelah itu nanti baru digelar ulang lagi,” lanjutnya.
Terlapor dan pelapor sudah diperiksa.
Namun, untuk indikasi chat bernada mesum, kesimpulan menunggu hasil pemeriksaan Komdigi dan gelar perkara.
“Terlapor dan pelapor sudah diperiksa semuanya. Saya tunggu ahli dari Komdigi dulu, nanti baru pasti kita gelar perkaranya,” jelasnya.
Dugaan pelecehan yang dilaporkan QDB diselidiki Tindak Pidana Siber (Tipidsiber) Ditreskrimsus Polda Sulsel.
Terlapor dalam kasus itu adalah Rektor UNM Prof Karta Jayadi (60).
| Korban Depresi, Polisi Masih Dalami Kasus Dugaan Pelecehan Libatkan Guru Besar di Palopo |
|
|---|
| Dugaan Pelecehan Libatkan Guru Besar di Palopo, Korban Jalani Visum Psikiatri |
|
|---|
| Pacar Terduga Korban Pelecehan Seksual Guru Besar UIN Palopo Dilaporkan ke Polisi |
|
|---|
| Korban Dugaan Pelecehan Profesor UIN Palopo Jalani Pemeriksaan Kejiwaan |
|
|---|
| Polisi Periksa 4 Saksi Dugaan Pelecehan Seksual Profesor UIN Palopo |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20251023-kasus-qdb.jpg)