Warga Sulsel Gemar Belanja Online, Tapi Pembayaran Masih Dominasi COD
Hal ini mengacu pada data transaksi e-commerce di Sulsel yang terus menunjukkan tren pertumbuhan positif.
Penulis: Rudi Salam | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Warga Sulawesi Selatan (Sulsel) gemar belanja online atau transaksi melalui e-commerce.
Hal ini mengacu pada data transaksi e-commerce di Sulsel yang terus menunjukkan tren pertumbuhan positif.
Namun, metode pembayaran yang dilakukan warga Sulsel ketika belanja online masih didominasi cash on delivery (COD) atau tunai.
Bank Indonesia (BI) Sulsel mencatat COD/tunai masih menjadi pilihan utama masyarakat dalam melakukan pembayaran.
Porsinya mencapai 38 persen dari total transaksi e-commerce periode Januari–Juni 2025.
Metode pembayaran selanjutnya ditempati transfer bank dengan porsi 25 persen.
Disusul kredit tanpa kartu (14 persen), e-money (12 persen), kartu kredit/debit online (3 persen), dan sisanya oleh metode lainnya.
Deputi Kepala Perwakilan BI Sulsel, Ricky Satria mengatakan, warga Sulsel masih menaruh kepercayaan pada sistem pembayaran tunai saat barang diterima.
“Sayangnya COD masih besar, mungkin kurang percaya barang yang dibeli,” kata Ricky, dalam Bincang Bareng Media di Backyard Cafe, Jalan Danau Tanjung Bunga, Makassar, Selasa (26/8/2025).
Dari sisi nominal, transaksi e-commerce warga Sulsel pada semester I 2025 tercatat meningkat.
Sementara itu, dari sisi volume transaksi, pergerakan juga menunjukkan peningkatan.
Jika dilihat berdasarkan kategori produk, fashion menjadi favorit dibeli dari total transaksi.
Kemudian disusul produk kebutuhan rumah tangga, makanan dan minuman, gadget, serta berbagai kategori lainnya.
Kebiasaan Pembeli
Zul (24) warga Makassar mengaku pembayaran COD ketika belanja online sudah menjadi kebiasaan.
“Kebiasaan memang, lebih suka bayar langsung daripada transfer duluan,” katanya, kepada Tribun-Timur.com, Rabu (27/8/2025).
Bukan hanya uang tunai, ia juga kerap menggunakan QRIS on Delivery (QOD).
QOD metode pembayaran non tunai untuk pesanan yang dibayar saat barang sampai di tangan pelanggan.(*)
| Penipu Transaksi COD Handphone Dikejar dari Maros ke Gowa |
|
|---|
| Kronologi Terduga Pelaku Penipuan COD iPhone Rp8,2 Juta Babak Belur Dihajar Warga di Gowa |
|
|---|
| Kredit Usaha dan Belanja Online Pemicu Sejumlah Warga Pinrang Dihapus dari PBI-JK |
|
|---|
| J&T Ajak Masyarakat Waspada Penipuan Online Lewat Kampanye 3C: Cek, Curiga, Cancel |
|
|---|
| Happy Vibes! Hearts2Hearts Kompak Nyanyi Bahasa Indonesia di Iklan Shopee 9.9 Super Shopping Day |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Deputi-Kepala-Perwakilan-BI-Sulsel-Ricky-Satria-2025.jpg)