Headline Tribun Timur
Jamaah Diimbau Tidak Jumatan di Masjidil Haram
Jumat (23/6/2023) hari ini, menjadi Jumat terakhir menjelang 4 hari Masyaair (puncak haji, 9-12 Dzulhijjah 1444 H)..
MEKAH, TRIBUN - Jumat (23/6/2023) hari ini, menjadi Jumat terakhir menjelang 4 hari Masyaair (puncak haji, 9-12 Dzulhijjah 1444 H).
Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, Subhan Cholid, mengimbau jemaah haji sebaiknya tidak ke Masjidil Haram untuk Jumatan.
Jemaah haji disarankan menunaikan salat Jumat di masjid terdekat atau hotel yang menyelenggarakan salat Jumat.
"Besok itu bertepatan Jumat dan Masjidil Haram akan sangat padat. Demi menjaga keselamatan dan keamanan jemaah haji, kami mengimbau alangkah baiknya kalau jemaah manfaatkan masjid-masjid sekitar area perhotelan atau hotel menyelenggarakan Jumatan," papar Subhan, di Kantor Daerah Mekah PPIH Arab Saudi, Kamis (22/6/2023).
Menurut Subhan, pada Jumat, semua angkutan transportasi disetop pada pukul 9 pagi. Kemudian, baru beroperasi kembali seusai salat Jumat.
Di sisi lain, bus-bus juga sudah mulai ditarik untuk persiapan angkutan puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armina). Dampaknya, jemaah haji akan kesulitan mendapatkan bus untuk kembali ke hotel.
"Kalau besok tetap akan Jumatan di Masjidil Haram, siap-siap pulang naik taksi," kata Subhan.
Selanjutnya, bus-bus shalawat akan sepenuhnya berhenti beroperasi pada Sabtu (24/6). Bus shalawat merupakan transportasi dari area perhotelan jemaah haji Indonesia ke Masjidil Haram dan sebaliknya.
Bus shalawat baru akan kembali beroperasi seusai puncak haji, yakni mulai 14 Zulhijjah (2 Juli).
Pengasuh Pondok Pesantren Darul Musthafa Jakarta, KH Zulfa Mustofa mengingatkan jemaah tentang kesepakatan ulama.
Menunaikan salat, khususnya salat berjamaah, di mana pun di Tanah Haram, ganjaran pahalanya sama dengan salat di Masjidil Haram.
Selain itu, demi menjaga kondisi tubuh, jemaah haji sebaiknya fokus pada puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armina).
"Dalam Islam kita harus memahami skala prioritas karena haji intinya Armina maka sebaiknya para jemaah terkait salat Jumat besok, salat lah di masjid terdekat atau di hotel yang menyediakan," pesan Kiai Zulfa.
Hindari Penumpukan
Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, Subhan Cholid, kembali menegaskan ke petugas haji untuk mengontrol ketat jadwal pemberangkatan jamaah dari hotel ke tiga kawasan Masyaair (Arafah, Musdalifah dan Mina).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Otoritas-pelayanan-haji-Indonesia-menambah-400-personel.jpg)