Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun Makassar

Paket Meeting Mercure Makassar Mulai Rp 125 Ribu

Mercure Makassar Nexa Pettarani, menawarkan paket meeting dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan.

Penulis: Sukmawati Ibrahim | Editor: Sudirman
ist
Ruang Meeting Hasanuddin 1 dengan tata letak mengikuti anjuran physical distancing 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Mercure Makassar Nexa Pettarani, menawarkan paket meeting dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan.

Paket meeting yang ditawarkan beragam.

Diantaranya, paket Coffee Break mulai dari Rp 125 ribu nett per orang, Half Day Meeting Rp 200 ribu.

Full Day Meeting Rp 280 ribu dan Fullboard Meeting mulai Rp 380 ribu.

Sedangkan paket meeting termasuk ruang pertemuan dan akomodasi atau Residential Fullboard Meeting ditawarkan mulai Rp 950 ribu per orang untuk single occupancy.

Untuk sharing atau double occupancy mulai Rp 650 ribu per orang 

Assistant Director of Sales, Lady Tilova mengatakan, masing-masing paket meeting tersebut sudah termasuk dengan biaya sewa ruangan, peralatan meeting standar seperti sound system, mic, screen dan LCD.

“Kami juga membatasi kapasitas ruangan dengan mengatur tata letak kursi dan meja agar tetap berjarak, menyediakan hand sanitizer di setiap pintu masuk ruangan dan di setiap meja peserta meeting," katanya, Senin (24/5/2021).

Di samping itu, ia menegaskan pihaknya rutin membersihkan ruangan serta peralatan meeting sebelum dan sesudah ruangan dan peralatan digunakan.

"Kami tentu menggunakan cairan disinfektan, serta tim kami juga selalu mengingatkan para tamu agar mengikuti aturan new normal yang berlaku di hotel kami”, terang Lady.

Ia membeberkan, Mercure Makassar Nexa Pettarani hotel bintang 4 yang terletak di pusat bisnis Kota Makassar memiliki 7 konfigurasi ruang meeting dan satu ballroom.

Fasilitas tersebut  cocok untuk berbagai kebutuhan kegiatan indoor. 

Ia menambahkan, sesuai dengan konsep Mercure dengan keunikan inspirasi dan kearifan lokal.

Nama ruang meeting tersebut dengan nuansa dan detil corak desian lokal khas Sulawesi Selatan.

"Setiap ruangan seperti Bantimurung, Malino, Hasanuddin dan Losari maupun Toraja,  perpaduan citarasa lokal dengan keanggunan citarasa barat yang modern," tuturnya. (*)

Laporan Wartawan Tribun Timur @umhaconcit

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved