Tribun Business Forum
Inovasi Claro Makassar di Era Kebiasaan Baru
Di antaranya melakukan rapid test setiap dua minggu sekali untuk seluruh karyawan dan PCR setiap sebulan sekali.
Penulis: Nur Fajriani R | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Claro Makassar punya cara tersendiri untuk menjaga kepercayaan para tamu di era kebiasaan baru.
Diantaranya melakukan rapid test setiap dua minggu sekali untuk seluruh karyawan dan PCR setiap sebulan sekali.
Hal itu disampaikan Manager Claro Makassar Richwan Wahyudi dalam Program Tribun Business Forum seri #10 kembali disiarkan Kamis (6/8/2020) mulai pukul 16.00 - 17.15 Wita.
Program ini ditayangkan langsung di Facebook dan YouTube Tribun Timur.
Kali ini tema yang diusung yakni Inovasi Industri Perhotelan di Era Kebiasaan Baru.
Selain Richwan, hadir juga Publc Relation (PR) Grand Maleo Hotel Makassar Stephanie Andi Hamzah dan Marcomm Manager Claro Makassar Richwan Wahyudi.
Juga akan hadir Director of Sales and Marketing The Rinra Hotel Ari Priswidyastuti dan Executive Assistant Manager Novotel Grand Shayla Makassar Winaryo.
"Juga makanan yang diantarkan langsung ke kamar dan semua housekeeping yang telah dibatasi perlantai dan terdaftar mereka bisa dipantau telah berkontak dengan siapa saja," katanya.
Namun kendala saat ini bagi lelaki yang kerap disapa Yudi yakni kurangnya masyarakat yang tahu bahwa hotel telah menerapkan protokol kesehatan yang ketat.
"Oleh sebab itu perlu ada legalitas, mestinya ada dukungan dari dinas pariwista dalam memberi sertfikasi untuk kami yang betul-betul patuh dengan protokol kesehatan," katanya.
Upaya lainnya yang dilakukan, yakni Claro telah membagikan disejumlah media sosial video yang berisi cara Claro Makassar menerapkan protokol kesehehatan.
"Ini juga agar stigma masyarakat soal hotel itu tempat berkumpul banyak orang bisa hilang karena kami ketat soal protokol pencegahan covid-19," katanya.
Dari segi event pun sejumlah event menarik dihadirkan mulai dari wedding drive thru dan baru-baru ini virtual wedding
"Ini sebagai alternatif penyelenggaran pernikahan di tengah pandemi. Konsep virtual wedding itu kita live pernikahan mereka dan bagikan via zoom serta membagikan makanan ke keluarganya di Makassar," jelasnya.
Event tersebut telah berjalan dan Yudi berharap masyarakat tetap mengikuti protokol kesehatan dan mendukung pemerintah untuk sama-sama menurunkan angka Covid-19 di Makassar.
"Tapi bukan artinya takut dengan hotel dan restoran karena kamui sudah terapkan protokol kesehatan," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/tribun-busine4rfr.jpg)