Update Corona Toraja
Perantau Asal Desa Rea Tulaklangi Tana Toraja Dikarantina di Pondok Bambu
Bukan di Rumah, Ini Lokasi Karantina Bagi Perantau Desa Rea Tulaklangi Tana Toraja yang Nekat Pulang Kampung
Penulis: Tommy Paseru | Editor: Syamsul Bahri
TRIBUNTORAJA.COM,MAKALE-Perantau (Desa) Rea Tulaklangi, Kecamatan Saluputti, Tana Toraja yang nekat pulang kampung diwajibkan menjalani karantina selama 14 hari.
Khususnya bagi perantau Rea Tulaklangi yang berasal dari daerah zona merah virus Covid-19.
Namun, lokasi karantina tidak akan dilakukan di rumah. Melainkan di sebuah pondok yang terbuat dari bambu dan papan kayu
Letak lokasinya pun sengaja dibuat jauh dari pemukiman warga. Hal ini sebagai upaya pencegahan virus Corona
Meski demikian, lokasi karantina ciptaan warga ini sudah dilengkapi fasilitas seperti tempat tidur (kasur) dan kamar mandi.
Selain itu, dilokasi karantina akan diawasi aparat TNI-Polri dan Tim Satgas Covid-19 Tana Toraja.
"Jika ada, mereka akan dikarantina selama 14 hari yang akan diawasi oleh petugas gabungan," jelas Kapolsek Saluputti, AKP Martinus Pararuk
Kapolsek menjelaskan, sejak lokasi tersebut dibuat belum satu pun orang yang dikarantina.
Meski demikian, Pemerintah Desa Turaklangi akan terus melakukan persiapan dan kewaspadaan.(*)
Laporan wartawan : TribunToraja.Com,@b_u_u_r_y
Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur
Follow akun instagram Tribun Timur:
Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/lembang-rea-taluklangi-kecamatan-saluputti.jpg)