Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pilwali Makassar

Condong ke Danny Pomanto, PDIP Usung di Pilwali Makassar?

Selain keduanya, nama dr Taufiqqulhidayat Ande Abdul Latif (Onasis) dan dr Fadli Ananda juga disebut-sebut sebagai calon usungan PDIP.

Penulis: Abdul Azis | Editor: Ansar
abd azis/tribun-timur.com
Bakal calon Wali Kota Makassar, Danny Pomanto 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Nama Mantan Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan 'Danny' Pomanto dan Staf Ahli Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Bidang Perekonomian Irman 'None' Yasin Limpo disebut-sebut sebagai bakal calon wali kota (cawali) usungan PDIP pada pemilihan wali kota (Pilwali) Makassar 2020.

Selain keduanya, nama dr Taufiqqulhidayat Ande Abdul Latif (Onasis) dan dr Fadli Ananda juga disebut-sebut sebagai calon usungan PDIP.

Namun keduanya hanya diposisi wakil, begitu juga dengan mantan Ketua Komisi A DPRD Sulsel Andi Yagkin M Padjalangi.

Diketahui, dari 15 cawali mendaftar di DPC PDIP Makassar, 10 di antaranya mengikuti tahap seleksi berikutnya di DPD PDIP Sulsel, yakni tes wawancara. Bersama lima nama lainnya, lima nama di atas juga telah mengikuti tahapan yang dimaksud.

"Mereka-mereka calon kuat, apalagi kalau misalnya Pak Danny Pomanto berpasangan dengan Pak None pasti lebih kuat lagi," ujar sumber internal PDIP kepada Tribun, Minggu (2/2/2020).

Masih sumber Tribun, menurutnya nama-nama mereka sudah dikirim ke DPP PDIP di Jakarta. Ia mengatakan DPC dan DPD PDIP hanya menunggu petunjuk.

"Masyarakat kan maunya seperti itu, tetapi tunggu-tunggu-mi. Kita juga masih menunggu petunjuk DPP," katanya meminta namanya tak dipublish.

Menanggapi informasi tersebut, Ketua DPC PDIP Kota Makassar Andi Suhada Sappaile menegaskan jika sampai hari ini belum ada nama bakal calon wali kota Makassar yang dikerucutkan DPP.

"Belum ada nama yang mengerucut. Semua punya peluang sama. Memang Pak Danny dekat sekali dengan PDIP, tapi sampai hari ini belum ada keputusan dari DPP," tegas Wakil Ketua DPRD Makassar ini kepada Tribun, Minggu (2/2/2020).

"Pak None juga punya basis bagus, tapi kan kita butuh tambahan kursi. Calon-calon lain seperti Fadli Ananda juga massif bergerak. Terpenting lagi kami juga punya kader Pak dokter Onasis dan Andi Yagkin Padjalangi," Suhada menambahkan.

Ia menegaskan, tidak tepat jika partai besutan Megawati Soekarnoputri disebut-sebut condong ke satu bakal calon, karena semua nama calon wali kota usungan PDIP masih berproses di DPP.

"Intinya keputusan ada sama DPP. Kami di DPC dan DPD menunggu saja dari eksekutor, yaitu DPP. Pilkada Makassar ini sangat dinamis. Belum lagi tak satupun calon wali kota yang punya pasangan wakil di pilwali," tegas Suhada.(*)

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved