Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Wisata Sulsel

Yuk Wisata Budaya di Makam Raja Raja Tallo

Tempat ini bisa menjadi pilihan bagi Anda yang ingin menapak tilas perjalanan Kerajaan Tallo

Penulis: Nurul Adha Islamiah | Editor: Suryana Anas
TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
Raja Tallo ke XIX Muh Akbar Amir Sultan Aliyah (tengah) beserta anggota dewan kerajaan menunjukkan keris pusaka di Benteng Roterdam, Makassar, Sulsel, Rabu (16/3/2016). Keris Kerajaan Tallo yang telah berumur ratusan tahun ini rencananya akan diberikan kepada Presiden Joko Widodo pada kegiatan pertemuan raja-raja se-Nusantara di Kota Makassar pada 26 Maret 2016. TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Nurul Adha Islamiah

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Makassar merupakan kota yang kaya akan kuliner dan peninggalan sejarah serta budaya. Salah satunya Makam Raja Tallo yang berlokasi di Jl Sultan Abdullah Raya, kelurahan Tallo, kecamatan Tallo. Sekitar 8 km sebelah utara titik 0 kota Makassar.

Tempat ini bisa menjadi pilihan bagi Anda yang ingin menapak tilas perjalanan Kerajaan Tallo yang dulunya merupakan bagian dari kerajaan Gowa.

Kompleks makam ini dibangun sekitar abad ke-17 dan merupakan tempat pemakaman Raja-raja Tallo abad ke-17 hingga abad ke-19.

Kerajaan Tallo dulunya merupakan bagian dari kerajaan Gowa. Namun, pada masa pemerintahan Raja Gowa VI yakni Tunatangkalopi, kerajaan Gowa dibagi menjadi dua (Gowa dan Tallo) dan diserahkan kepada kedua puteranya.

Baca: Refleksi Sejarah dan Budaya di Kompleks Makam Raja Tallo

Kedua kerajaan baru tersebut kemudian membentuk suatu persekutuan yang kekuasaannya sangat berpengaruh di wilayah Indonesia bagian timur.

Di kawasan kompleks terdapat sejumlah makam raja-raja Tallo maupun utusan kerajaan dari luar Sulsel. 

Ketika memasuki kawasan kompleks, suasana sejuk langsung menyambut. Beberapa pohon berdiri dengan kokohnya, memayungi area makam dari teriknya matahari.

Baca: Raja Tallo ke-19 Ingin Kumpulkan 18 Raja se-Nusantara di Makassar

Adapula area khusus berjalan kaki, semakin memudahkan langkah pengunjung menapaki sejarah kerajaan Tallo. Di bagian belakang makam, berdiri sebuah rumah panggung nan megah. Dapat menjadi tempat beristirahat bagi pengunjung usai mengelilingi area kompleks.

Tempat ini bisa juga digunakan sebagai spot berfoto.

Di sebelah kiri ketika memasuki kompleks, nampak sebuah makam yang dianggap istimewa. Selain bentuknya lebih tinggi dari yang lain, makam tersebut milik Sultan Mudaffar.

Di sisi lain terdapat makam Sultan Abd Kadir (Mallawakkang Dg Matinri, Raja Tallo IX), menjadi makam yang paling tinggi di dalam kompleks Makam Raja-Raja Tallo. Di antara sekitar 78 kuburan di Makam Raja-Raja Tallo ini, hanya 20 yang bisa dikenali.

Makam para raja terdiri atas beberapa tipe. Juga memiliki beragam hiasan tumbuhan, huruf Arab, huruf Lontara (tulisan khas Bugis Makassar) dan corak lainnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved