Wisata Sulsel
Yuk Wisata Budaya di Makam Raja Raja Tallo
Tempat ini bisa menjadi pilihan bagi Anda yang ingin menapak tilas perjalanan Kerajaan Tallo
Penulis: Nurul Adha Islamiah | Editor: Suryana Anas
Laporan Wartawan Tribun Timur, Nurul Adha Islamiah
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Makassar merupakan kota yang kaya akan kuliner dan peninggalan sejarah serta budaya. Salah satunya Makam Raja Tallo yang berlokasi di Jl Sultan Abdullah Raya, kelurahan Tallo, kecamatan Tallo. Sekitar 8 km sebelah utara titik 0 kota Makassar.
Tempat ini bisa menjadi pilihan bagi Anda yang ingin menapak tilas perjalanan Kerajaan Tallo yang dulunya merupakan bagian dari kerajaan Gowa.
Kompleks makam ini dibangun sekitar abad ke-17 dan merupakan tempat pemakaman Raja-raja Tallo abad ke-17 hingga abad ke-19.
Kerajaan Tallo dulunya merupakan bagian dari kerajaan Gowa. Namun, pada masa pemerintahan Raja Gowa VI yakni Tunatangkalopi, kerajaan Gowa dibagi menjadi dua (Gowa dan Tallo) dan diserahkan kepada kedua puteranya.
Baca: Refleksi Sejarah dan Budaya di Kompleks Makam Raja Tallo
Kedua kerajaan baru tersebut kemudian membentuk suatu persekutuan yang kekuasaannya sangat berpengaruh di wilayah Indonesia bagian timur.
Di kawasan kompleks terdapat sejumlah makam raja-raja Tallo maupun utusan kerajaan dari luar Sulsel.
Ketika memasuki kawasan kompleks, suasana sejuk langsung menyambut. Beberapa pohon berdiri dengan kokohnya, memayungi area makam dari teriknya matahari.
Baca: Raja Tallo ke-19 Ingin Kumpulkan 18 Raja se-Nusantara di Makassar
Adapula area khusus berjalan kaki, semakin memudahkan langkah pengunjung menapaki sejarah kerajaan Tallo. Di bagian belakang makam, berdiri sebuah rumah panggung nan megah. Dapat menjadi tempat beristirahat bagi pengunjung usai mengelilingi area kompleks.
Tempat ini bisa juga digunakan sebagai spot berfoto.
Di sebelah kiri ketika memasuki kompleks, nampak sebuah makam yang dianggap istimewa. Selain bentuknya lebih tinggi dari yang lain, makam tersebut milik Sultan Mudaffar.
Di sisi lain terdapat makam Sultan Abd Kadir (Mallawakkang Dg Matinri, Raja Tallo IX), menjadi makam yang paling tinggi di dalam kompleks Makam Raja-Raja Tallo. Di antara sekitar 78 kuburan di Makam Raja-Raja Tallo ini, hanya 20 yang bisa dikenali.
Makam para raja terdiri atas beberapa tipe. Juga memiliki beragam hiasan tumbuhan, huruf Arab, huruf Lontara (tulisan khas Bugis Makassar) dan corak lainnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/kristtall_20160316_220842.jpg)