Warga Buta Aksara Belajar di Kolong Rumah Desa Pitue Pangkep
Penyelanggara adalah peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Unhas Makassar bekerja sama Penggerak Masyarakat Pesisir Pangkep.
Penulis: Munjiyah Dirga Ghazali | Editor: Ilham Mangenre
TRIBUNPANGKEP.COM, MA'RANG- Warga buta aksara ramai-ramai mengikuti Sekolah Pesisir di Desa Pitue, Kecamatan Ma'rang, Kabupaten Pangkep, Rabu (10/8/2016).
Penyelanggara adalah peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Unhas Makassar bekerja sama Penggerak Masyarakat Pesisir Pangkep.
Para peserta diajari mengenal huruf abjad, angka, menghitung dan ada kelas demo membuat produk olahan berbasis sumber daya lokal.
"Kegiatan ini sudah tiga tahun, untuk mengajarnya saya joint dengan mahasiswa yang tiap tahun ada di desa," kata Muhammad Nasrul, Penggerak Masyarakat Pesisir Pangkep, kepada tribunpangkep.com.
Data Nasrul, peserta didik kebanyakan dari wilayah pesisir Desa Pitue.
Lokasi tersebut merupakan tapal batas Desa Pitue dan Kelurahan Talaka di Kampung Cempae.
"Kampung itu sangat jarang terkena program kegiatan karena lokasinya jauh, hanya ada 10-an rumah. Meski begitu mereka sangat antusias untuk datang dan belajar," katanya.
"Kami juga ajarkan cara membuka usaha melalui pengelolaan sumber daya alam desa," tambah Nasrul.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/buta-aksara-pangkep_20160810_111215.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/buta-aksara-di-pangkep_20160810_111310.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/aksara-di-pangkep-4_20160810_111432.jpg)