DPRD Makassar
Gedung Sementara DPRD Makassar Dinilai Cukup Mendukung Aktivitas Dewan
Azwar Rasmin, menilai penggunaan gedung sementara DPRD Makassar saat ini masih cukup layak dan kondusif untuk menunjang aktivitas kedewanan
Penulis: Renaldi Cahyadi | Editor: Muh Hasim Arfah
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Ketua Komisi C DPRD Makassar, Azwar Rasmin, menilai penggunaan gedung sementara DPRD Makassar saat ini masih cukup layak dan kondusif untuk menunjang aktivitas kedewanan, meskipun statusnya masih berupa sewa.
Diketahui, Gedung sementara DPRD Makassar saat ini berada di Jl Hertasning.
Mereka menyewa gedung sementara untuk melaksanakan aktifitas kedewanan.
Pasalnya, pada 29 Agustus 2025 lalu, aksi demonstrasi berujung pembakaran menghanguskan Gedung DPRD Makassar, Jl AP Pettarani Makassar.
Azwar mengatakan, elama gedung baru DPRD Makassar belum rampung, maka opsi yang tersedia adalah memperpanjang masa sewa gedung yang saat ini digunakan.
“Ini kan status yang sekarang (Gedung sementara) ini kan sewa, otomatis kalau misalnya tidak rampung tepat ini kan sewa lagi diperpanjang sewanya,” katanya.
Baca juga: Ketua DPRD Sulsel Cicu: Banyak Pasal KUHP-KUHAP Masih Ada Perdebatan
Menurutnya, pembangunan gedung DPRD Makassar yang permanen sangat bergantung pada kebijakan pemerintah pusat, termasuk dari sisi pendanaan. Karena itu, pemerintah daerah masih harus menunggu realisasi anggaran dari pusat.
“Iya kita minta itu, tapi ini kan kebijakannya pusat, pendanaannya itu pendanaan dari pusat yang kita juga bertumpu di situ,” ungkapnya.
Azwar memperkirakan proses pembangunan gedung baru tidak bisa selesai dalam waktu dekat.
Apalagi tahapan pembangunan masih harus melalui berbagai proses administrasi seperti perencanaan hingga tender proyek.
“Kalau kita estimasi dia bangun sekarang, proses tender apa semua, itu kayaknya bisa jadi 2027 atau 2028 baru bisa digunakan,” ujarnuya.
Ia juga menilai mencari lokasi alternatif sebagai kantor sementara bukanlah solusi mudah.
Selain keterbatasan tempat, biaya sewa di lokasi lain berpotensi lebih mahal.
“Tidak ada solusi lain, kalau kita cari tempat lain mungkin lebih mahal lagi,” kata dia.
Meski berstatus sementara, Azwar menyebut gedung yang saat ini digunakan cukup mendukung jalannya kegiatan DPRD Makassar.
Selama kurang lebih enam bulan digunakan, aktivitas kedewanan tetap berjalan dengan baik tanpa kendala berarti.
“Tempat sementara ini alhamdulillah cukup kondusif dan terbukti setelah 6 bulan kita pakai tempat ini kurang lebih, itu kegiatan tetap berjalan dengan baik insyaallah,” ungkapnya.
“Hampir tidak ada kendala signifikan terhadap penggunaan gedung ini,” tambah dia
Selain itu, gedung sementara tersebut juga dinilai masih mampu menampung berbagai aktivitas pelayanan kepada masyarakat, termasuk menerima aspirasi warga yang datang menyampaikan pendapat.
“Kita kan juga bisa menerima berbagai macam aspirasi masyarakat, teman-teman masyarakat yang berdemo kan tidak ada ruangan tidak ada tempat yang untuk menerima mereka,” jelasnya.
“Jadi penggunaan tempat sementara ini cukup kita anggap cukup baik lah,” kata politisi PKS itu.(*)
| Ketua DPRD Makassar Antar Ibunda Berangkat Haji |
|
|---|
| Pekuburan di Makassar Sudah Penuh, Legislator Muchlis Misbah: Pemkot Segera Antisipasi |
|
|---|
| Kantor DPRD Makassar Terapkan Sistem Pilah Sampah, Wujud Nyata Dukungan Program Wali Kota |
|
|---|
| Masalah Air di Makassar Tak Pernah Tuntas, Ray Suryadi: Persoalan Sudah Berpuluh-puluh Tahun |
|
|---|
| Tri Sulkarnain Ingatkan Pemkot Makassar Tak Tebang Pilih Saat Tertibkan Gudang dalam Kota |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260307_GEDUNG-DPRD-MAKASSAR_gedung-dprd-makassar-2026.jpg)