Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Haji 2026

Garuda Siap Pulangkan Jemaah Haji, Layanan Lansia Jadi Prioritas

Proses kedatangan jemaah haji ke Arab Saudi sejauh ini berjalan baik berkat koordinasi seluruh pihak yang terlibat

Tayang:
Penulis: Muh Hasim Arfah | Editor: Ari Maryadi
Tribun-timur.com/Muh Hasim Arfah
RAPAT KEPULANGAN - GM Garuda Jeddah Nano Setiawan, perwakilan Saudia Airlines Indonesia Januar Dishafri, dan Kepala Daerah Kerja Bandara Abdul Basir setelah Rapat persiapan kepulangan jemaah haji di Kantor Teknis Urusan Haji, Kota Jeddah, Jumat (22/5/2026). Garuda dan Saudia Airlines siap menyambut kepulangan jemaah haji pasca armuzna. 

Ringkasan Berita:
  • Proses kedatangan jemaah haji ke Arab Saudi sejauh ini berjalan baik berkat koordinasi seluruh pihak yang terlibat
  • Menurutnya, kesiapan untuk fase pemulangan juga telah dimatangkan sejak dini

 

Laporan Hasim Arfah, Wartawan Tribun-timur.com dan Media Centre Haji 2026 dari Arab Saudi

TRIBUN-TIMUR.COM, JEDDAH — General Manager Garuda Indonesia Jeddah, Nano Setiawan, memastikan kesiapan maskapai dalam melayani proses pemulangan jemaah haji Indonesia dari Arab Saudi ke Tanah Air.

Hal itu disampaikan Nano saat wawancara di Kantor Urusan Haji (KUH) Jeddah, Jumat (22/5/2026).

Nano mengatakan, proses kedatangan jemaah haji ke Arab Saudi sejauh ini berjalan baik berkat koordinasi seluruh pihak yang terlibat.

Menurutnya, kesiapan untuk fase pemulangan juga telah dimatangkan sejak dini.

“Kami sampaikan terima kasih karena proses kedatangan jemaah berjalan dengan baik. Ini tentu hasil koordinasi dan komunikasi yang baik dari seluruh pihak. Terkait pemulangan, kami sangat siap,” ujar Nano.

Ia menyebut, Garuda Indonesia akan mulai melaksanakan pemulangan jemaah sesuai jadwal yang telah ditetapkan pemerintah.

Dalam fase pemulangan ini, perhatian khusus diberikan kepada jemaah lanjut usia (lansia) yang mencapai sekitar 21 persen dari total jemaah Indonesia tahun ini.

“Pelayanan terhadap lansia menjadi prioritas kami. Kami memahami betul bahwa 21 persen jemaah adalah lansia, sehingga layanan mereka harus lebih ditingkatkan,” katanya.

Sebagai bentuk pelayanan tambahan, Garuda Indonesia menyiapkan dua unit layanan khusus bagi lansia, termasuk pendampingan bagasi agar jemaah tidak kerepotan selama proses keberangkatan di bandara.

Nano menjelaskan, petugas nantinya akan membantu proses sweeping bagasi untuk lansia sehingga mereka tidak perlu membawa kabin bagasi sendiri saat bergerak dari pelataran bandara menuju area imigrasi.

“Tujuannya agar lansia lebih nyaman dan tidak kelelahan selama proses di bandara,” jelasnya.

Selain pelayanan, Garuda juga menaruh perhatian besar terhadap ketepatan waktu penerbangan atau on-time performance.

Menurut Nano, ketepatan waktu berkaitan langsung dengan keselamatan, kenyamanan, dan keamanan penerbangan.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved