Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Haji 2026

Dirjen PP Kemenkum Apresiasi Pelayanan Humanis PPIH Bandara

Suasana pelayanan yang dibangun petugas Daker Bandara menunjukkan semangat pengabdian dan ketulusan dalam membantu para tamu Allah.

Tayang:
Penulis: Muh. Hasim Arfah | Editor: Sakinah Sudin
MCH 2026
APRESIASI PETUGAS- Dirjen Peraturan Perundang-undangan, Dr Dhahana Putra saat menjelaskan pemaparan Kantor Daker Bandara PPIH Arab Saudi 2026, Abdul Basir di Bandara Internasional King Abdulaziz Jeddah, Rabu (20/5/2026). Dhahana Putra mengapresiasi pelayanan humanis dan profesional petugas dalam melayani jemaah haji Indonesia sejak kedatangan di Tanah Suci. 

Laporan Hasim Arfah, Wartawan Tribun-Timur.com dan Media Centre Haji 2026 dari Arab Saudi

TRIBUN-TIMUR.COM, JEDDAH - Direktur Jenderal Peraturan Perundang-undangan Kementerian Hukum Dhahana Putra mengapresiasi pelayanan petugas Daerah Kerja (Daker) Bandara dalam melayani jamaah haji Indonesia di Arab Saudi.

Apresiasi itu disampaikan Dhahana usai meninjau proses pelayanan jamaah di sektor bandara, Rabu (20/5/2026).

Dalam kunjungannya, ia melihat bagaimana petugas bekerja menangani kebutuhan jamaah mulai dari layanan kedatangan, penanganan barang bawaan, hingga pelayanan khusus bagi jamaah dengan kebutuhan tertentu.

Menurut Dhahana, suasana pelayanan yang dibangun petugas Daker Bandara menunjukkan semangat pengabdian dan ketulusan dalam membantu para tamu Allah.

“Saya berterima kasih atas kerja sama dan juga pelayanan dari Daker Bandara. Tadi saya sempat melihat bagaimana teman-teman melayani jamaah," kata Dhahana di Bandara Internasional King Abdulaziz Jeddah.

"Kami melihat begitu banyak bentuk sukses pelayanan, termasuk pelayanan khusus maupun penanganan barang jamaah,” imbuhnya. 

Pelayanan Humanis

Dalam pemantauannya, Dhahana menilai pendekatan humanis menjadi salah satu kekuatan utama pelayanan haji Indonesia tahun ini.

Dhahana  melihat para petugas tidak hanya menjalankan tugas administratif, tetapi juga menghadirkan suasana ramah dan menenangkan bagi jamaah yang baru tiba di Tanah Suci.

Ia menyebut budaya senyum, sapa, dan melayani dengan tulus yang diperlihatkan petugas menjadi hal penting dalam membangun kenyamanan jamaah selama perjalanan ibadah haji.

“Saya melihat teman-teman sangat humanis dalam memberikan pelayanan. Mereka senyum, menyapa, dan melayani secara tulus," ujar Dhahana.

"ni menjadi suatu kebaikan bagi pelayanan haji kita,” jelasnya.

Menurutnya, respons positif jamaah terhadap pelayanan petugas menjadi indikator bahwa sistem pelayanan yang dibangun berjalan cukup baik.

“Terbukti dari respons jamaah yang cukup baik. Semoga kita bisa terus memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah selama menjalankan ibadah haji,” lanjutnya.

Pengawasan dan Evaluasi Lapangan

Selain memberikan apresiasi, Dhahana juga menegaskan pentingnya pengawasan langsung di lapangan untuk memastikan kualitas pelayanan tetap terjaga hingga akhir operasional haji.

Ia mengatakan akan terus memantau berbagai aspek pelayanan, termasuk transportasi, konsumsi, hingga kenyamanan jamaah selama berada di Arab Saudi.

“Dengan pengalaman yang saya miliki, saya ingin melihat langsung kondisi di lapangan dan mendengar langsung persoalan yang dialami jamaah. Ini penting sebagai evaluasi dan perbaikan pelayanan,” ujarnya.

Menurutnya, pola pengawasan langsung memungkinkan pemerintah mendapatkan gambaran nyata terkait kebutuhan jamaah sekaligus mempercepat penyelesaian masalah apabila ditemukan kendala di lapangan.

Pelayanan Haji Jadi Wajah Kehadiran Negara
Dhahana menilai pelayanan petugas haji merupakan representasi kehadiran negara dalam mendampingi jamaah Indonesia di Tanah Suci. Karena itu, ia berharap seluruh petugas tetap menjaga integritas, profesionalisme, dan semangat melayani.

Pelayanan yang baik, kata dia, bukan hanya soal teknis operasional, tetapi juga menyangkut kenyamanan psikologis jamaah selama menjalankan ibadah.

“Insya Allah ini menjadi bagian dari ikhtiar kita bersama agar jamaah bisa menjalankan ibadah dengan nyaman dan pulang membawa predikat haji mabrur,” tuturnya.

Pemerintah Indonesia melalui PPIH Arab Saudi saat ini terus melakukan penguatan layanan di berbagai sektor, termasuk bandara, transportasi, akomodasi, konsumsi, hingga layanan kesehatan guna memastikan operasional haji 2026 berjalan lancar. (*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved