Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kebakaran di Bulukumba

Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Kantor Desa Benteng Malewang Bulukumba

Kantor Desa Benteng Malewang terbakar sekitar pukul 3:25 Wita, saat warga di desa itu sedang menyantap makan sahur.

Tayang:
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Alfian
Istimewa
KEBAKARAN BULUKUMBA - Peristiwa kebakaran kantor Desa Benteng Malewang, Kecamatan Gantarang, Bulukumba, Selasa (24/2/2026) dini hari. Polisi saat ini sedang menyelidiki kasus ini. 

TRIBUN-TIMUR.COM, BULUKUMBA - Kantor Desa Benteng Malewang, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba, Sulawasi Selatan terbakar, Selasa (24/2/2026).

Peristiwa tersebut sekitar pukul 3:25 Wita, saat warga di desa itu sedang menyantap makan sahur.

Dua ambulans beregerak ke lokasi untuk memadamkan kobaran api.

Sebelum mobil  pemadam tiba, warga berjibaku memadamkan api.

Warga melakukan pemadaman dengan menyiram air pakai ember dan selang dari rumah warga.

"Warga melakukan pemadaman dengan peralatan ember hingga padam," kata Farid warga setempat.

Akibat peristiwa ini, dua meja kerja dan menghanguskan sepuluh kursi.

Titik yang terbakar adalah aula kantor desa. 

Baca juga: Dua Kali Gagal Tangkap Pelaku Sabung Ayam, Ini Sosok Kabag Ops Polres Bulukumba Kompol Andi Akbar

Atas kejadian ini, Reskrim bersama Polsek Gantarang turun melakukan penyelidikan.

"Kami sudah melakukan tindakan awal di TKP dengan memasang garis polisi serta melakukan olah TKP awal bersma tim identifikasi Polres," kata Kasat Reskrim Polres Bulukumba, Iptu Muh Ali.

Untuk mengetahui penyebab kebakaran, Reskrim Polres berkoordinasi dengan ahli forensik dari Bidlapfor Polda Sulsel.

"Karena untuk memastikan penyebab kebakaran kami harus melibatkan ahli," kata Muh Ali.

Kini pelayanan desa saat ini sedang terganggu atas peristiwa itu.

Tahun lalu dinamika politik tingkat Desa Benteng Malewang bergulir.

Aksi gelombang massa protes mendesak kepala desa setempat mundur.

Gelombang aksi itu membuat Bupati Bulukumba, A Muchtar Ali Yusuf turun tangan meredam gejolak kemarahan warga.

Dalam aksi tersebut, Ketua APDESI Bulukumba Aplus ikut jadi korban.

Ia diamuk massa saat itu hingga baju ikut sobek. 

Pasca diamuk massa, Aplus melaporkan kejadian itu ke polisi untuk diproses pelakunya. (*)

 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved