Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Nahdatul Ulama

Pertama Kalinya Masyarakat Adat Kajang Punya Perwakilan di PCNU Bulukumba

Konferensi Cabang (Konfercab) VII Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan

Tayang:
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Muh Hasim Arfah
Tribun-timur.com/Samsul Bahri
KONFERCAB NU-Konferensi Cabang (Konfercab) VII Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan di Aula Kantor Kementerian Agama Bulukumba, Minggu (8/2/2026). Sekretaris Karateker PCNU Bulukumba, Muhammad Nur Al Ala, menyebut pembentukan MWCI tersebut sebagai yang pertama kali terjadi di Indonesia. 

TRIBUN-TIMUR.COM, BULUKUMBA- Konferensi Cabang (Konfercab) VII Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, resmi berakhir pada Minggu (8/2/2026).

Konfercab yang berlangsung di Aula Kantor Kementerian Agama Bulukumba itu mencatat sejarah dengan terbentuknya Majelis Wakil Cabang Istimewa (MWCI) NU Masyarakat Adat Kajang.

Sekretaris Karateker PCNU Bulukumba, Muhammad Nur Al Ala, menyebut pembentukan MWCI tersebut sebagai yang pertama kali terjadi di Indonesia.

“Ini pertama kali di Indonesia, masyarakat adat memiliki perwakilan resmi di struktur PCNU,” ujar Muhammad Nur Al Ala kepada TribunBulukumba.com, Selasa (10/2/2026).

Ia menjelaskan, pembentukan MWCI NU Masyarakat Adat Kajang bertujuan untuk memperkuat eksistensi masyarakat hukum adat Ammatoa Kajang, sekaligus mempertegas kehadiran Nahdlatul Ulama di tengah komunitas adat.

“Nahdlatul Ulama hadir di masyarakat hukum adat Ammatoa Kajang untuk menjaga dan merawat tradisi masyarakat adat setempat,” katanya.

Baca juga: 4 Kader Nahdlatul Ulama Bersyarat Maju Calon Ketua PCNU Bulukumba

Menurutnya, NU dapat berperan aktif dalam memperkuat nilai-nilai adat, budaya, dan kearifan lokal yang selama ini dijaga oleh masyarakat Ammatoa Kajang.

“Di masyarakat Ammatoa Kajang, NU dapat membantu memperkuat nilai-nilai adat dan budaya lokal,” ujarnya.

Dalam Konfercab VII tersebut, Hakim Bohari kembali terpilih sebagai Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Bulukumba masa khidmat 2025–2030. Ia terpilih secara aklamasi melalui mekanisme musyawarah mufakat.

Usai terpilih, Hakim Bohari menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh unsur Nahdlatul Ulama di Kabupaten Bulukumba.

Ia menyampaikan terima kasih kepada jajaran pengurus PCNU, MWC NU kecamatan, MWCI NU Masyarakat Adat Kajang, seluruh lembaga dan badan otonom (Banom), serta warga Nahdliyin di Butta Panrita Lopi.

“Seluruh unsur NU di Bulukumba masih memegang teguh tradisi musyawarah mufakat secara ikhlas. Dari sinilah akan lahir kepemimpinan yang dicintai warganya,” kata Hakim Bohari.

Hakim Bohari merupakan petahana Ketua PCNU Bulukumba dan saat ini juga menjabat sebagai Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Bulukumba.

Diketahui, umat Nahdliyin tersebar di 10 kecamatan di Kabupaten Bulukumba. (*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved