Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Puting Beliung

37 Rumah Rusak Akibat Angin Punting Beliung di Bulukumba Sulsel

BPBD Bulukumba masih terus mendata jumlah rumah yang mengalami kerusakan akibat puting beliung.

Tayang:
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Alfian
Tribun-timur.com/Samsul Bahri
PUTING BELIUNG - Warga mengamati rumah-rumah yang baru saja diterjang puting beliung di Mannaungi, Kecamatan Gantarang, Bulukumba, Selasa (3/2/2026). Jumlah sementara 37 unit rumah rusak akibat puting beliung di Gantarang. 

TRIBUN-TIMUR.COM, BULUKUMBA - Jumlah rumah yang mengalami kerusakan dihantam angin puting beliung di Bulukumba, Sulawesi Selatan terus bertambah, Selasa (3/2/2026).

Kini total sementara 37 unit rumah yang tercatat.

"Sekarang data sementara 37 unit rumah yang diterbangkan atapnya angin puting beliung," kata Kabid Penanggulangan dan Kedaruratan BPBD Bulukumba, Abd Haris kepada TribunBulukumba.com.  

Ia menyampaikan bahwa lokasi rumah yang terkena puting beliung tidak berada dalam satu lokasi. 

Salah satunya berada di Desa Benteng Gattareng, Jl Poros Mannanungi, Kecamatan Gantarang.  

Hingga malam ini petugas BPBD masih melakukan pendataan.

Mereka menyusuri perkampungan warga di tengah-tengah hutan produktif.

Baca juga: Angin Puting Beliung Hantam Rumah dan Perkebunan Warga di Bulukumba

Angin puting beliung menerjang desa itu sekitar pukul 14.00 Wita siang tadi.

Angin disertai hujan menerjang sekitar 30 kilometer dari arah bagian barat Bulukumba.

Tak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

Namun kerugian warga diperkirakan ratusan juta rupiah.

Peristiwa angin puting beliung menerjang permukiman warga ini hanya berlangsung sekitar lima menit.

Deretan rumah permanen tampak tersusun rapihtiba-tiba berubah seketika bagian atap porak poranda.

Warga yang tengah beristirahat, tiba-tiba kaum ibu-ibu dan anak-anak menangis histeris. 

Di desa itu ada enam unit rumah warga yang mengalami kerusakan parah. 

Kini warga tersebut harus mengungsi ke rumah kerabat. 

"Mengungsi sementara di rumah keluarga pak," kata Ardiansyah. 

Ia menolak untuk bermalam di tenda pengungsian yang telah disiapkan BPBD Bulukumba. (*)

 

 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved