Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Banjir di Bone

BPBD Bone Catat 7 Titik Terdampak Banjir, Warga Pesisir Diminta Waspada

Andi Sultan, mengungkapkan wilayah yang terdampak banjir memang merupakan kawasan pesisir dan dataran rendah

Tayang:
Penulis: Wahdaniar | Editor: Ari Maryadi
Tribun-timur.com/Wahdaniar
BANJIR: Potret tim sar gabungan saat mengevakuasi warga yang terdampak banjir, Jumat (8/5/2026). BPBD Bone catat 7 titik terdampak banjir, warga pesisir diminta waspada. 
Ringkasan Berita:
  • 7 titik terdampak banjir akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Watampone dan sekitarnya
  • Kasi Ops Basarnas Makassar, Andi Sultan, mengungkapkan wilayah yang terdampak banjir memang merupakan kawasan pesisir dan dataran rendah
  • Daerah itu memang kerap mengalami genangan saat musim hujan

 

TRIBUN-TIMUR.COM, BONE — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bone mencatat sedikitnya tujuh titik terdampak banjir akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Watampone dan sekitarnya sejak Kamis malam hingga Jumat(8/5/2026).

Genangan air dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah Kecamatan Tanete Riattang dan Tanete Riattang Timur.

Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Bone, Andi Reski Firdaus, mengatakan titik terdampak banjir tersebar di beberapa kelurahan dan ruas jalan utama.

“Lokasi terdampak berada di Kelurahan Panyula Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kelurahan Biru Kecamatan Tanete Riattang, Jalan Yos Sudarso depan Polres Bone, Jalan Sambaloge Baru BTN Pepabri Kelurahan Masumpu, Kelurahan Toro, Lingkungan Lengkong’e Panyula, dan Lingkungan Rompe Kelurahan Bajoe,” ujarnya. 

Ia menjelaskan hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi selama berjam-jam menyebabkan debit air meningkat hingga menggenangi permukiman warga dan badan jalan.

Menurutnya, petugas BPBD bersama tim gabungan masih terus melakukan pemantauan di lokasi terdampak guna mengantisipasi meningkatnya genangan air.

“Kami terus siaga dan melakukan pemantauan di lapangan. Warga juga diminta tetap waspada apabila hujan kembali turun dengan intensitas tinggi,” katanya.

Sementara itu, Kasi Ops Basarnas Makassar, Andi Sultan, mengungkapkan wilayah yang terdampak banjir memang merupakan kawasan pesisir dan dataran rendah yang kerap mengalami genangan saat musim hujan.

“Daerah tersebut memang termasuk wilayah langganan banjir karena berada di kawasan pesisir. Ketika hujan deras terjadi dalam waktu lama, genangan air cukup cepat naik,” ucapnya.

Ia mengimbau masyarakat, khususnya warga yang tinggal di wilayah rawan banjir, agar selalu memperhatikan kondisi cuaca dan mengutamakan keselamatan.

“Warga diimbau tidak memaksakan melintas di lokasi banjir, terutama jika arus air cukup deras. Jika kondisi memburuk segera menghubungi petugas untuk penanganan lebih lanjut,” tandasnya.

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved