Jalan Rusak di Sinjai
Jalan Poros Sinjai-Malino Rusak Parah, Warga Minta Perbaikan Segera
DPRD Sulsel berduka. Hj Haslinda Wahab, legislator perempuan yang dikenal rendah hati dan peduli masyarakat, berpulang di RS Hermina Makassar.
Penulis: Muh Ainun Taqwa | Editor: Sukmawati Ibrahim
Ringkasan Berita:
- Kondisi jalan poros Sinjai-Malino, Sulsel, rusak parah dengan lubang hingga 25 cm. Warga mengeluh perjalanan terganggu dan kecelakaan sering terjadi.
- Anggota DPRD Sulsel, Mizar Roem, memastikan perbaikan segera dilakukan dengan anggaran Rp24,9 miliar. Tender sudah berjalan, target perbaikan paling lambat 2027. Warga berharap perbaikan segera terealisasi.
TRIBUN-TIMUR.COM, SINJAI – Kondisi jalan poros Kabupaten Sinjai-Malino, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, semakin memprihatinkan.
Lubang menganga di berbagai titik, jalan bergelombang, dan rusak parah.
Saat hujan, jalanan berubah berlumpur hingga mirip kubangan kerbau.
Perbaikan jalan sepanjang 35 kilometer ini merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel.
Titik kerusakan terparah berada di Desa Botolempangan dan Arabika, Kecamatan Sinjai Barat, serta Desa Gantarang dan Desa Kompang, Kecamatan Sinjai Tengah.
Lubang jalan bervariasi dengan kedalaman 5–25 cm dan diameter 30–50 cm.
Kondisi ini menghambat perjalanan masyarakat dari Makassar menuju Sinjai atau sebaliknya.
Tidak sedikit pengendara terlibat kecelakaan akibat jalan rusak.
“Kemarin saya kecelakaan di sini karena jalan yang licin,” kata Arman, warga Sinjai Barat, Minggu (7/12/2025).
Arman berharap pemerintah segera memperbaiki jalan tersebut.
“Semoga cepat diperbaiki,” ujarnya.
Anggota DPRD Sulsel, Mizar Roem, memastikan poros Sinjai-Gowa akan diperbaiki.
“Sudah proses tender, tahun depan paling lambat 2027,” katanya.
Ketua Nasdem Sinjai itu menyebut anggaran perbaikan mencapai Rp24,9 miliar.
“Semoga tidak ada perubahan nilai,” tambahnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2025-12-7-JALAN-RUSAK-1.jpg)