Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Dinas Pendidikan Bone akan Panggil Oknum Guru SMPN 6 Diduga Terlibat Perselingkuhan

Disdik akan memanggil oknum guru SMP Negeri 6 Bone yang diduga terlibat dalam kasus perselingkuhan.

Penulis: Wahdaniar | Editor: Ansar
Tribun-Timur.com
PERSELINGKUHAN- Potret Plt Kadis Pendidikan,Edy Saputra Syam, Rabu (12/11/2025). Edy menyatakan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam dan akan menindaklanjuti laporan tersebut sesuai dengan ketentuan yang berlaku bagi aparatur sipil negara (ASN) maupun tenaga pendidik non-ASN. 

TRIBUN-TIMUR.COM, BONE- Dinas Pendidikan Kabupaten Bone akan memanggil oknum guru SMP Negeri 6 Bone yang diduga terlibat dalam kasus perselingkuhan. 

Hal ini ditegaskan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bone, Edy Saputra Syam, usai menerima laporan resmi dari pihak suami guru tersebut.

Edy menyatakan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam dan akan menindaklanjuti laporan tersebut sesuai dengan ketentuan yang berlaku bagi aparatur sipil negara (ASN) maupun tenaga pendidik non-ASN.

 “Kita akan panggil yang bersangkutan dan melakukan proses sesuai aturan. Tentu ini melanggar etika dan norma sebagai seorang ASN (P3K) maupun non-ASN,” tegasnya, Rabu (12/11/2025).

Kasus dugaan perselingkuhan yang melibatkan seorang oknum guru di Kabupaten Bone menjadi perbincangan hangat setelah sang suami mengaku menemukan bukti komunikasi pribadi di media sosial. 

Informasi dihimpun Tribun-timur.com, Rabu (12/11/2025) menyebutkan, pihak yang diduga terlibat adalah seorang guru berinisial AO yang bertugas di SMP Negeri 6 Watampone, sementara suaminya BH berprofesi sebagai staf di Pemkab Bone

Keduanya diketahui telah hidup terpisah sejak Agustus 2025, setelah AO meminta BH meninggalkan rumah yang selama ini mereka tempati.

Kecurigaan BH bermula pada 13 Oktober lalu sekitar pukul 23.00 Wita, ketika ia secara tidak sengaja mengakses akun TikTok milik AO. 

Dalam akun tersebut, BH menemukan sejumlah percakapan dan komentar bernada akrab antara AO dan akun lain bernama @leowin208. 

Komunikasi itu berlangsung melalui kolom komentar serta pesan langsung (Direct Message).

Merasa perlu klarifikasi, BH kemudian mendatangi kediaman AO di kawasan BTN Amanda 2 Watampone, untuk menanyakan langsung kebenaran isi percakapan tersebut. 

Dalam pertemuan itu, AO disebut memberikan izin kepada BH untuk memeriksa isi ponselnya dan mendokumentasikan bukti percakapan.

Dari hasil pemeriksaan, BH mengaku menemukan sejumlah pesan di aplikasi WhatsApp dengan dua kontak bernama 'Papa' dan 'Papa 2' yang menunjukkan kedekatan pribadi.

Selain itu, terdapat pula notifikasi pesan yang diduga mengarah pada hubungan di luar pernikahan.

Setelah mengamankan bukti berupa tangkapan layar, rekaman percakapan, dan video perekaman layar, BH kemudian meninggalkan lokasi sekitar pukul 02.00 Wita 

"Saya sudah laporkan di Polres Bone dan Dinas Pendidikan untuk ditindaklanjuti,"akuinya.

Kasubag Umum Dinas Pendidikan Bone, Andi Supriadi membenarkan adanya pengaduan tersebut. 

"Iyya sudah ada suratnya masuk. Dan itu sudah masuk agenda dan sisa dihadapkan di Pak Kadis untuk ditindaklanjuti," tandasnya. (*)

 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved