Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Program Nusantara Peduli Stunting Konsisten Tunjukkan Progres Positif

Program Nusantara Peduli Stunting diharapkan terus memperkuat peran masyarakat dalam menjaga kesehatan ibu dan anak keluar dari angka stunting.

Tayang:
Program Nusantara Peduli Stunting Konsisten Tunjukkan Progres Positif - Program-Nusantara-Peduli-Stunting-1.jpg
Istimewa
PEMERIKSAAN KESEHATAN - Petugas kesehatan melakukan pemeriksaan dan pemantauan tumbuh kembang anak penerima manfaat Program Nusantara Peduli Stunting di Kelurahan Pannampu, Makassar. Program kolaboratif ini berhasil membantu 43 persen anak penerima manfaat keluar dari status stunting dalam enam bulan pelaksanaan.
Program Nusantara Peduli Stunting Konsisten Tunjukkan Progres Positif - Program-Nusantara-Peduli-Stunting-2.jpg
Istimewa
PEMERIKSAAN KESEHATAN - Pendampingan gizi dan konsultasi kesehatan bagi keluarga penerima manfaat terus dilakukan melalui Program Nusantara Peduli Stunting. Selain menekan angka stunting, program ini juga memperkuat upaya pencegahan melalui edukasi dan pemantauan kesehatan ibu serta anak secara berkelanjutan.

TRIBUN-TIMUR.COM – Program Nusantara Peduli Stunting yang diinisiasi pengelola Jalan Tol Makassar, PT Makassar Metro Network dan PT Makassar Airport network terus menunjukkan hasil yang memberikan dampak nyata bagi penerima manfaat.

Pada fase kedua Program yang telah berjalan selama enam bulan di Tahun 2026 ini, sebanyak 6 dari 14 anak penerima manfaat atau sekitar 43 persen dari keseluruhan penerima manfaat telah dinyatakan keluar dari status stunting berdasarkan hasil evaluasi dokter spesialis anak.

Capaian ini membuktikan bahwa pendekatan pendampingan berbasis komunitas yang menjadi fokus utama program mampu menghasilkan perubahan nyata dalam enam bulan pertama pelaksanaannya.

Direktur PT Makassar Airport Network, Anton Sujarwo, mengatakan bahwa hasil yang mulai terlihat pada fase kedua merupakan kolaborasi dari keterlibatan aktif masyarakat yang menjadi bagian utama program.

“Di fase pertama, fokus kami adalah mempercepat penanganan kasus stunting. Sementara pada fase kedua ini, kami berupaya membangun sistem yang dapat berjalan setiap hari di tingkat komunitas. Jika dilihat, keberhasilan program tidak hanya ditentukan dari bantuan yang diberikan, tetapi juga adanya keterlibatan aktif dari para kader, keluarga, tenaga kesehatan, dan masyarakat yang secara konsisten mendampingi proses perubahan tersebut,” ujarnya.

Program Nusantara Peduli Stunting merupakan kolaborasi Nusantara Infrastructure Group bersama Pemerintah Kota Makassar, RS Hermina Makassar, Rumah Zakat, kader posyandu, serta masyarakat setempat.

Memasuki fase kedua, program tidak hanya berfokus pada penanganan kasus stunting, tetapi juga memperkuat upaya pencegahan melalui sistem pendampingan yang lebih terstruktur di tingkat keluarga dan komunitas.

Selama enam bulan pelaksanaan program, tingkat kehadiran penerima manfaat tercatat mencapai 90 persen pada kelompok anak stunting dan 80 persen pada kelompok ibu hamil. 

Tingginya partisipasi tersebut menjadi salah satu faktor penting untuk memastikan intervensi dapat berjalan secara konsisten dan berkelanjutan.

Dari sisi pemenuhan gizi yang telah dilakukan hingga 31 Mei 2026, sebanyak 2.478 porsi Pemberian Makanan Tambahan (PMT) telah dibagikan. PMT diberikan setiap hari sebelum waktu makan siang untuk memastikan anak mendapatkan asupan tambahan secara teratur.

Menariknya, seluruh PMT diproduksi oleh pelaku usaha katering yang berada di sekitar wilayah pelaksanaan program, sehingga program ini tidak hanya memberikan manfaat kesehatan bagi penerima manfaat, tetapi juga turut menggerakkan ekonomi lokal.

Plt. Asisten I Pemerintah Kota Makassar yang juga Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Makassar, Andi Irwan Bangsawan, mengatakan bahwa keberhasilan penanganan stunting membutuhkan kerja bersama yang dilakukan secara konsisten hingga ke tingkat keluarga.

“Penanganan stunting tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, sektor swasta, tenaga kesehatan, akademisi, dan masyarakat. Program Nusantara Peduli Stunting ini menunjukkan bahwa ketika seluruh pihak bekerja bersama dan hadir secara konsisten di tengah masyarakat, perubahan nyata dapat tercipta. Kami mengapresiasi keberlanjutan program ini sebagai bagian dari upaya bersama menurunkan angka stunting di Kota Makassar,” ujarnya.

Sementara itu, tim dokter RS Hermina Makassar menyampaikan bahwa penanganan stunting harus dimulai sejak masa kehamilan dan dijaga konsistensinya hingga anak tumbuh. Pendampingan ibu hamil, pemenuhan gizi dan pemantauan tumbuh kembang anak adalah satu rangkaian yang tidak bisa dipisahkan.

Untuk memastikan intervensi berjalan sesuai rencana, proses distribusi dan konsumsi PMT dipantau setiap harinya oleh kader posyandu setempat.

Hasil pemantauan kemudian dilaporkan secara rutin melalui grup komunikasi yang melibatkan tim pendamping dan para pemangku kepentingan program sehingga setiap kendala dapat segera direspons dan ditindaklanjuti.

Pencapaian program juga terlihat pada kelompok ibu hamil penerima manfaat. Selain enam anak yang telah keluar dari status stunting, empat ibu hamil penerima manfaat yang telah melahirkan, tiga di antaranya melahirkan bayi dengan berat dan panjang badan normal dan mendapatkan layanan pendampingan lanjutan dari RS Hermina Makassar.

Sementara itu, satu penerima manfaat terus mendapatkan pemantauan dan penanganan kesehatan lanjutan secara intensif.

Melalui penguatan sistem pendampingan berbasis komunitas, Program Nusantara Peduli Stunting diharapkan dapat terus meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak sekaligus mendukung target percepatan penurunan angka stunting di Kota Makassar.

Ke depan, program akan terus memperkuat peran masyarakat sebagai penggerak utama perubahan sehingga manfaat yang dihasilkan dapat berlangsung secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak keluarga melalui sistem yang dapat direplikasi.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved