Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Penyelenggara Pemilu Tumbang

Bantah Data Dinkes Sulsel, KPU Gowa Sebut Petugas KPPS Sakit Berjumlah 22 Orang

Koordinator Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Parmas dan SDM KPU Gowa, Suardi menyebut 22 KPPS sakit saat proses perhitungan suara.

Tayang: | Diperbarui:
TRIBUN-TIMUR.COM
Koordinator Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Parmas dan SDM KPU Gowa, Suardi  mengkonsumsi jumlah petugas KPPS sakit saat perhitungan suara, di Kantor KPU Gowa Jl Andi Malombassang, Sungguminasa, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Kamis (15/2/2024) 

TRIBUN-GOWA.COM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gowa mengkonfirmasi jumlah KPPS yang jatuh sakit saat perhitungan suara.

Koordinator Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Parmas dan SDM KPU Gowa, Suardi menyebut 22 KPPS sakit saat proses perhitungan suara.

"Jumlah data KPPS (sakit) 22 orang, 21 orang petugas TPS dan 1 petugas keamanan atau linmas," katanya saat ditemui di Kantor KPU Gowa Jl Andi Malombassang, Sungguminasa, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Kamis (15/2/2024)

Suardi membantah jumlah data dirilis dari Dinkes Sulsel terkait KPPS sakit saat proses perhitungan suara kesakitan di Gowa.

Jumlah data grafik KPPS Gowa yang sakit dikeluarkan Dinkes Sulsel sebanyak 450. Grafik angka tersebut pun tertinggi di Sulsel

"Saya juga kaget presentasenya. Jumlah KPPS kita paling banyak yaitu 14.931 orang. Ditambah Linmas sebanyak 4.266 orang. Sedangkan sakit kan hanya 22 orang. Jadi tidak cukup 0,001 persen sangat sedikit sekali. Iya keliru (Data Dinkes Sulsel)," jelas Suardi

Suardi juga meluruskan bahwa tidak ada petugas KPPS yang jatuh pingsan. 

Petugas KPPS dilarikan ke Puskesmas dan RSUD Syekh Yusuf diklaim hanya kelelahan.

"Kami luruskan tidak ada jatuh pingsan dan itu informasinya tidak benar. Jadi tidak ada yang hilang kesadaran atau pingsan. Hanya loyo, lelah dan sampai terjatuh karena kecapean," katanya

Menurutnya petugas KPPS kelelahan karena mereka bertugas dari beberapa hari sebelumnya sampai malam hingga  sekarang.

"Kalau makan itu tergantung dari individu masing-masing tetapi biaya operasional KPPS Rp 3, 5 juta per TPS. Tapi kan memang biasa kalau orang padat pekerjaan itu biasa lupa makan. Jangankan KPPS kita saja ini kadang belum pernah makan seharian kita lupa makan," sambungnya

Suardi menambahkan 22 petugas KPPS yang jatuh sakit saat bertugas hanya di beberapa Kecamatan saja.

Seperti di Kecamatan Somba Opu, Pallangga, Patalassang, Barombong dan Tinggimoncong.

"Tapi sudah ada 10 orang sudah kembali dan sehat. sisanya masih ada dirawat di dan rawat jalan," pungkasnya

Laporan TribunGowa.com, Sayyid Zulfadli

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved