Ranperda APBD Gowa

Serahkan Ranperda APBD Gowa 2023, Adnan Purichta Ichsan Target Pendapatan Daerah Naik 3,82 Persen

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan menyerahkan langsung Nota Keuangan dan Ranperda APBD Kabupaten Gowa Tahun Anggaran 2023 ruang rapat paripurna Kantor DPRD, Sungguminasa, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulsel, Kamis (24/11/2022). Dalam Ranperda 2023 mendatang pendapatan daerah direncanakan sebesar Rp 1.812.877.649.166, sementara belanja daerah diproyeksikan sebesar Rp 1.819.377.649.166. 

TRIBUN-TIMUR.COM, GOWA - Pemerintah Kabupaten Gowa menyerahkan Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2023 kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gowa.

Penyerahan di ruang rapat paripurna Kantor DPRD, Sungguminasa, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Kamis (24/11/2022). 

Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan menyerahkan langsung Nota Keuangan dan Ranperda APBD Kabupaten Gowa Tahun Anggaran 2023 tersebut.

Adnan Purichta Ichsan menyampaikan dalam Ranperda 2023 mendatang pendapatan daerah direncanakan sebesar Rp 1.812.877.649.166, sementara belanja daerah diproyeksikan sebesar Rp 1.819.377.649.166. 

Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya terjadi kenaikan sebesar 3,82 persen yakni dari Rp 1.746.130.954.193 menjadi Rp 1.812.877.649.166. 

Sedangkan, belanja daerah tahun sebelumnya sebesar Rp 2.127.521.659.566 mengalami penurunan 14,48 persen yang kini Rp 1.819.377.649.166.

Kemudian penerimaan pembiayaan ditargetkan Rp 53.169.516.068, dan pengeluaran pembiayaan Rp 46.669.516.068.

"Adanya target kenaikan pendapatan daerah di berbagai sektor khususnya pada penerimaan pajak daerah, retribusi daerah, dan pendapatan transfer," ujarnya .

Menurutnya, terjadinya penurunan pada belanja daerah disebabkan oleh adanya penganggaran belanja yang tidak lagi direncanakan pada tahun anggaran 2023 ini. 

"Kami proyeksikan terjadi penurunan pada belanja daerah, karena ada beberapa kegiatan yang tidak lagi direncanakan pada tahun 2023  karena bersumber pada pembiayaan dana pinjaman pada Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN)," jelasnya.

Ia mengatakan, rancangan APBD ini memiliki fungsi perencanaan dan nilai yang amat penting dan strategis.

Hal tersebut diharapkan menjadi salah satu instrumen utama kebijakan publik guna mewujudkan percepatan pembangunan kawasan strategis khususnya pada  bidang infrastruktur yang berdampak luas dan bernilai ekonomis dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta memperhatikan juga pada bidang pendidikan dan kesehatan. 

"Ranperda APBD 2023 ini telah didahului dengan pembahasan kebijakan umum anggaran dan prioritas anggaran tahun 2023 oleh Banggar DPRD bersama dengan TAPD Gowa," katanya. 

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Gowa Rafiuddin mengatakan bahwa pihaknya akan menyelesaikan Ranperda APBD Tahun Anggaran 2023 ini secepatnya.

Ia menyebut, dalam waktu dekat ini pihaknya akan melakukan rapat paripurna pemandangan umum fraksi-fraksi dan setelah itu dilakukan pembahasan. 

"Semoga berjalan dengan baik dan bisa segera ditetapkan sebelum tanggal yang telah ditentukan," pungkasnya.(*)

Laporan Wartawan TribunGowa.com, Sayyid Zulfadli

Berita Terkini