Kasus Pengeroyokan

Kronologi Sopir Ambulans di Gowa Diduga Dikeroyok Usai Antar Pasien

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Seorang sopir ambulance bernama Amiruddin diduga dikeroyok oleh sekelompok remaja di Jl Nuri Bonto-bontoa, Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan (Sulsel). Usai dikeroyok korban langsung melapor ke Mapolres Gowa, Jumat (23/9/22) malam.

TRIBUNGOWA.COM - Seorang sopir ambulance bernama Amiruddin diduga dikeroyok sekelompok remaja di Jl Nuri Bonto-bontoa, Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan (Sulsel).

Sopir Ambulansntersebut langsung melapor ke Mapolres Gowa usai dikeroyok sekelompok remaja, Jumat (23/9/22) malam

Pengeroyokan terjadi saat Amiruddin bersama keluarganya menegur sekelompok pemuda beradu mulut dengan pemuda lainnya.

Menurut Amiruddin, awalnya baru pulang dari mengantar pasien ke Rumah Sakit bersama keluarganya.

Saat berada di Jl Bonto-bontoa, ia melihat sekelompok remaja melempar batu ke remaja lainnya.

"Awalnya ada anak-anak main, dan ada beberapa remaja lain melempar batu ke anak-anak itu, terus saudara ipar saya menegur itu remaja saya dampingi di belakang," ujarnya, Sabtu (24/9/22).

Lantaran diduga tidak terima ditegur, sekelompok remaja tersebut langsung mengeroyok Amiruddin.

Ia memperkirakan ada sekira 10 orang remaja yang mengeroyoknya.

"Mungkin remaja ini tidak terima ditegur, hingga saya dikeroyok, sekitar 10 orang (yang keroyok), kejadiannya saat saya sudah selesai antar pasien, pas pulang," jelasnya.

Akibat pengeroyokan tersebut, korban mengalami luka memar bagian wajahnya.

"Luka memar di bagian wajah dan sudah saya melapor ke Polres Gowa," pungkasnya.

Kasus pengeroyokan ini pun tengah diproses oleh pihak kepolisian. (*)

Laporan TribunGowa.com, Sayyid Zulfadli