Pembunuhan Ibu & Anak di Subang

TERBARU dari Kasus Subang, Pengacara Danu: Oknum Banpol itu Fakta dan Jelas ini Temuan Penting

Editor: Ilham Arsyam
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Tim dari Bareskrim Polri dan Puslabfor saat di TKP kasus perampasan nyawa Amalia Mustika Ratu dan Tuti di Kampung Ciseuti Desa Jalan Cagak Kecamatan Jalan Cagak Kabupaten Subang, Kamis (16/9/2021)

TRIBUN-TIMUR.COM - Kematian Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu hingga menjelang hari ke-100 belum juga menemui titik terang.

Pelaku yang menghabisi nyawa ibu dan anak di Subang ini belum juga diungkap oleh pihak kepolisian.

Meski sempat terendus kabar akan adanya pemanggilan saksi terakhir, namun belum juga ada tanda-tanda polisi akan segera mengumumkan pelaku dari kasus penemuan mayat di Subang ini.

Sejumlah saksi kunci juga sudah berkali-kali dipanggil bahkan barang bukti termasuk disebut-sebut soal Banpol di lokasi kejadian yang meminta Danu masuk TKP juga sudah diungkapkan saksi.

Tak berdasarkan hal-hal tersebut diatas, kasus Subang yang menyita perhatian banyak orang ini juga sudah menjadi perhatian Kapolda Jabar yang tegas meminta agar kasus Subang ini bisa segera diungkap.

Hingga kini total 55 saksi pun telah diperiksa memberikan keterangan, termasuk satu di antaranya Danu.

Danu atau Muhammad Ramdanu (21) merupakan keponakan korban yang juga turut menjadi saksi.

Belakangan nama Danu mencuat disebut-sebut menjadi saksi kunci setelah memberikan pengakuan kontroversi.

Ia mengaku diminta membantu menguras bak mandi di TKP oleh oknum Banpol sehari setelah penemuan mayat, (19/8/2021).

Adapun pengakuan Danu itu baru ia ungkapkan saat berbincang di kanal Youtube Misteri Mbak Suci.

Halaman
1234